Terisolasir, Warga Gunakan Rakit




Terisolasir, Warga Gunakan Rakit
Warga Desa Perigi, Kecamatan Pulau Pinang, mengunakan rakit untuk menuju desa tetangga akibat jembatan rusak. FOTO ARIF/PALEMBANG POS
Posted by:


LAHAT – Aktifitas warga Desa Perigi, Kecamatan Pulau Pinang, terhambat. Jembatan gantung menuju desa berada di atas Sungai Lematang, rusak dan tidak dapat dilintasi lagi, setelah diterjang puting beliung, Kamis (24/12), lalu.
Awalnya, jembatan panjang ratusan meter itu masih dapat dilintasi. Kerusakan makin menjadi dan badan jembatan sudah miring, hingga berbahaya bila dilewati.
Sejak beberapa hari lalu, warga sudah dilarang melintasi jembatan. Warga pun menggunakan rakit bambu untuk menuju atau pun dari Desa Perigi.
Derasnya arus Sungai Lematang, cukup membahayakan warga yang menggunakan rakit. Sehingga petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat menurunkan satu unit perahu karet untuk melayani aktifitas warga yang hendak menyeberang.
“Banyak warga yang nekat, malam hari masih ada yang lewat jembatan, takutnya terjadi kecelakaan. Apalagi kami ini ada 400 jiwa, 90 kepala keluarga,” ujar Kades Perigi, Budi Indra Irawan.

Rusaknya jembatan gantung dari Desa Lubuk Sepang menuju Desa Perigi ini tidak saja menghambat akifitas warga sehari-hari, juga aktifitas pelajar yang bermukim Desa Perigi.
Pergi dan pulang dari sekolah mereka harus menumpang perahu karet yang disediakan BPBD. Apalagi mulaai dari SD, SMP, hingga SMA, tidak terdapat di Desa Perigi. “Malam natalan itu ado angin kencang, hujan deras nyapu jembatan ini,” jelasnya.

Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva’i SE, melalui Kepala BPBD Lahat, Ismail Lukman SH menyatakan, sejak pelajar mulai masuk sekolah Senin (4/1), telah menyediakan perahu karet bermesin, agar tidak menghambat pelajar ke sekolah.
“Untuk membantu warga dan pelajar agar tidak terlantar, kami sudah siapkan perahu karet. Perbaikan akan dilakukan secapatnya, jembatan itukan sangat penting,” ujarnya.

Ketua DPRD Lahat, Herliansyah SH MH menyatakan siap mendorong agar dilakukan perbaikan secepatnya. Meski belum menerima laporan, dirinya akan langsung berkoordinasi dengan BPBD Lahat.
“Itu penghubung sangat vital, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan instansi terkait,” katanya, via seluler.(rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses