Pulang Liburan dari Bali, Dua Saudara Selamat karena Pindah Pesawat Lain



Pulang Liburan dari Bali, Dua Saudara Selamat karena Pindah Pesawat Lain
Candra dan Cici semasa hidup
Posted by:
PALI – Duka mendalam juga dirasakan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terkait tragedi jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Kabupaten Karawang Jawa Barat, dengan nomor penerbangan JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang. Bagaimana tidak, dari 181 penumpang, empat di antaranya merupakan warga PALI.

Keempat penumpang tersebut adalah, Candra Kirana (29) dan istrinya Cici Ariska (28), Asep Sarifudin (19), dan Dadang (27). Keempatnya tinggal di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Talang Ubi, PALI.

Cici dan Candra asli orang PALI, namun bekerja di Pangkalpinang begitu juga dengan Dadang dan Asep keduanya bekerja dengan Candra. Diketahui, adik kandung Candra Bayu (27) dan istrinya Sari (26) juga ikut jalan-jalan ke Bali. Namun keduanya tidak ikut naik pesawaat ke Pangkal Pinang, melainkan pulang ke PALI via Palembang.

Anang Urip (61), orang tua Candra Kirana, ditemui  di rumahnya, kemarin, menjelaskan  mendapat kabar dari anaknya Bayu bahwa saudara dan iparnya penumpang Lion Air nahas tersebut. Bayu juga ikut berlibur ke Bali. Namun, Bayu berpisah di Jakarta untuk terbang menuju Palembang bersama istrinya, Sari.

“Kami dapat informasi dari anak saya Bayu, bahwa kakaknya Candra ikut dalam pesawat itu (Lion Air JT610, red). Lalu kami nonton TV. Sampai sekarang tidak ada informasi pasti dari pihak lain selain itu, saat ini Bayu kembali lagi ke Jakarya sebagai perwakilan keluarga untuk mencari informasi kakaknya,’’ katanya.

Sementara, orang tua Asep, Kaini (51) mengatakan jika Asep terakhir kali menghubungi tanggal 26 Oktober 2018. Asep mengatakan bahwa mereka bersama Candra di Bali.

“Tau Asep enjuk kabar di Bali. Dapat kabar dari keluarga Candra sampai saat ini belum ada kabar. Saat ini masih mantau televisi mencari informasi. Asep melok begawe same Candra,” ungkapnya.

Ditambahkan, Samri (41), kakak sepupu Candra Kirana,  adiknya itu sudah lima tahun lebih bekerja di investasi saham, sejak sebelum menikah. “Jarang pulang, ada pulang kemarin saat bulan puasa setelah acara pernikahan dengan Cici,” katanya.

Dijelaskanya,  Candra Kirana memang mengajak Asep Sarifudin dan Dadang ikut denganya bekerja di Kota Pangkal Pinang. “Bisa dikatakan kalau Candra ini adalah bosnya. Dan bisa dilihat kesuksesanya,” tutupnya.

Susilawati (38), saudara Dadang, mengatakan mendapat kabar dari keluarga Candra. Sementara Dadang asli Pendopo dan sudah lama tinggal Pangkal Pinang sudah enam tahun.

“Sampai saat ini belum ade kabar, dan Dadang memang begawe same Candra,” ungkapnya seraya berharap keluarganya cepat bertemu. (day)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses