1.280 Butir Ekstasi Diblender

1.280 Butir Ekstasi Diblender
Posted by:

Palembang- Sebanyak 1.280 Butir ekstasi nilainya sekitar Rp 320 juta plus sabu 97,62 gram senilai Rp 97 juta, hasil ungkap bulan Juni dan satu kasus di bulan ini, Rabu (16/5/18) pukul 10.00 WIB, dimusnahkan di halaman Dit Res Narkoba Polda Sumsel. Barang bukti narkotika dimusnahkan dari penangkapan 6 tersangka dengan cara penyamaran dan pembelian di wilayah kota Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo SIk didampingi Kabag Wasidik AKBP Imran Gunawan SH menyebutkan, pemusnahan barang bukti setelah pihak Dit Narkoba melakukan tindak lanjut dari 5 perkara narkotika selama satu bulan lebih. “Setelah barang bukti ekstasi dan sabu-sabu kita musnahkan, keenam tersangka ini berkas perkara akan kita ajukan ke pengadilan untuk segera dipersidangkan. Dari keenam pelaku ini, mereka kebanyakan bandar dan kaki tangan, yang tahu bahwa tindakannya mengedarkan narkotika melawan pidana,” tegas Kabid Humas.
Para tersangka tersebut, Edi Apriyadi dibekuk Kamis (12/5/18) sekitar pukul 13.00 WIB, di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, barang bukti 100 ekstasi, dari pengakuannya ia ditangkap selagi bersama istrinya mengendarai motor.
“Aku tahu bawa ekstasi, aku ajak istri ke Jakabaring ditangkap, barang bukti itu dari orang. Baru ketemu di Jalan suruh antar ke jakabaring, tau aku ekstasi, tapi istri tidak tahu. Rencananya akan diupah belum tau berapa, pas disana transaksi ditangkap” ungkapnya.
Tersangka Imam Darmawan alias Imam, ditangkap 01 April 2018, 00:30 WIB, di Jalan Batu Jajar, Kelurahan Sukarame, dengan barang bukti 100 butir ekstasi. Lalu Agus alias Andri, ditangkap Minggu 01 April 2018, sekitar pukul 00.30 WIB, dengan barang bukti, 1080 butir ekstasi.
Selanjutnya tersangka Sumarjo, terjadi Senin 23 April 2018, sekitar pukul 10.00 WIB, di Talang Jambe, Jalan Cempaka, RT 17/05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, dengan barang bukti 97,62 gram sabu. “Barang ini disuruh J (DPO) di telpon aku untuk ambil barang yang ditaruh di rumput di plastik hitam. Katanya mau upah, waktu bawa barang langsung ditangkap polisi,” ujarnya.
Berikutnya tersangka Syafran Aguwtriadi alias Evan, terjadi Minggu 06 Mei 2018, sekitar pukul 16.00 WIB, BB, 97,50 gram sabu. Ia dibekuk di Jalan R Soekamto, Simpang Lampu Merah. “Aku dak kenal yang nyuruh, kombinasi lewat telpon. Suruh ambil sabu di pinggir jalan, terus di perintah ke lampu merah. Terus datang wong beli, rupanya pelosi menyamar. Baru sekali ini rencana diupah Rp 10 juta,” timpalnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses