1.464 Senpira Dimusnahkan

1.464 Senpira Dimusnahkan
Foto Koer/Palembang Pos Caption: Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersama jajaran memusnahkan senjata api rakitan.
Posted by:

Kapolri : Hilangkan Tradisi Buat Senpira

Palembang- Sebanyak 1.464 buah pucuk senjata api rakitan (Senpira), dengan rincian 283 jenis pistol dan 1181 laras panjang, hasil pengungkapan dan sosialisasi pihak kepolisian Senin (09/1) dimusnahkan.

Pemusnahan senpira ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Pada kesempatan tersebut, Kapolri didampingi pula Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Drs Ari Dono Sukmanto serta Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi M. Tito memuji kinerja keras Polda Sumsel, dalam memberantas peredaran senjata api rakitan selama ini.

“Ini merupakan hasil kerja, baik itu kegiatan secara proaktif dan pendekatan atau persuasif. 1.464 pucuk senpira ini merupakan jumlah luar biasa. Untuk menyelesaikan senpi ini harus dari akar permasalahan, dari puncak gunung es seperti kejahatan yang timbul. Karena polanya berulang. Maka harus melakukan langkah mengatasi di tengah gunung es,” jelasnya.

Mantan Kepala BNPT ini juga mengatakan, disatu sisi patut berbangga dengan seribu lebih jumlah senpira yang disita, namun di lain pihak penyelesaian masalah senpi ini belum efektif. “Senpi atau kecepek dulu itu tradisi, untuk melawan penjajah sampai berburu. Tapi sekarang masyarakat tidak perlu dipersenjatai, prakteknya sudah bergeser untuk kejahatan,” ungkapnya.

Dalam rapat akbar Kapolri bersama 5 Kapolda ini pula, Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Anton Wahono, Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yovianes Mahar, serta Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno. Tito mengatakan masalah peredaran senpi di wilayah perbatasan lima wilayah ini perlu menjadi penangangan prioritas.

“Kampanyekan agar warga tidak memproduksi senjata. Melalui sosialisasi dan kanalisasi, para pengrajin senpi agar dibantu dialihkan ke bidang ahli lainnya, diberi modal. Agar tidak memproduksi senpi illegal dan jatuh ke tangan tidak benar. Seperti tradisi pisau di pinggang yang berhasil kita hilangkan. Demikian senpi juga perlahan harus dihilangkan, kalau pun ada itu hanya sedikit,” bebernya.

Kepada 5 Kapolda, Tito untuk menindak tegas kejahatan menggunakan senjata api tersebut. “Jadi tindak tegas, kepada para pelaku kejahatan menggunakan senpi, atau pelaku begal. Jangan ragu-ragu, selama sesuai SOP akan saya back up. Begitu juga dengan bandar narkoba, tindak tegas,” tegasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses