100 Kantong Daging Kurban Raib di Gedung DPRD Muba

100 Kantong Daging Kurban Raib di Gedung DPRD Muba
Posted by:
SEKAYU – Pascapenyembelihan hewan kurban di gedung DPRD Muba mendadak heboh, Kamis (23/08/2018). Pasalnya, 100 kantong daging kurban dinyatakan raib.
“Kita lakukan pemotongan hewan kurban, tapi saat pembangian kepada masyarakat daging kurbannya tidak cukup,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muba, Thabrani Rizki, Kamis (23/8/2018)
Lantaran curiga,tambah Thabrani, pihaknya melakukan pemeriksaan CCTV yang dipasang di seluruh lingkungan Gedung DPRD Muba. Dari CCTV itulah, didapati tumpukan daging dalam baskom di salah satu ruangan fraksi DPRD. Daging tersebut diduga disimpan oleh oknum anggota dewan.
“Di tahun-tahun sebelumnya pembagian daging kurban ini cukup dan tidak pernah kurang. Tapi kali ini kurang dan kita heran mengapa terjadi. Hasil pantauan CCTV memang ada daging kurban dicuri oleh salah satu oknum dari komisi IV,” paparnya
Atas kejadian tersebut, Thabrani menegaskan pihaknya mengambil langkah tegas yakni melaporkan ke pihak yang berwajib guna ditindaklanjuti secara hukum.
“Ini sangat meresahkan, akibatnya masyarakat yang memiliki kupon dan memang berhak menjadi tidak kebagian,” ungkapnya.
Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Kemas MS Arifin, saat dikonfimasi Jumat (23/8/2018) membenarkan adanya laporan terkait hilangnya daging kurban di DPRD Muba.
“Memang benar, dan akan kita tindak lanjuti,” ujar mantan kapolres Prabumulih melalui pesan Whatsappnya.
HRY Akan Tuntut Balik
Terkait hilangnya 100 paket daging kurban di DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, yang diduga diambil oleh oknum anggota DPRD Muba berinisial HRY, berdasarkan rekaman CCTV, langsung mendapat respon dari yang bersangkutan.
Anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, bahwa pemberitaan tersebut dinilai tidaklah benar dan sangat menyudutkan dirinya, meskipun saat itu dirinya terekam Closed Circuit Television (CCTV).
“Saya tidak sama sekali mengambil, apalagi hingga 100 kantong yang dituduhkan berdasarkan CCTV tersebut,” bantah HRY, Jumat (25/8)
Ia mengatakan, memang ada mengambil daging hewan kurban. Namun tidak sebanyak seperti yang dituduhkan. Di mana dirinya hanya mengambil 20 kantong daging hewan kurban dengan rincian 10 kantong jatah miliknya, 8 kantong jatah salah satu ASN bernama Deka dan 2 kantong jatah milik Dedi.
“Jumlah 20 kantong itu, saya berikan kepada security sebanyak 10 kantong dan 4 kantong lagi dibagikan ke TKS. Sisanya 6 kantong saya bawa pulang untuk dibagikan juga,” jelasnya.
Oleh karena itu, sambung dia, dirinya tidak mungkin mengambil paket daging kurban dengan begitu banyak bahka hingga 100 kantong. Selain itu, saat pembagian paket daging berlangsung, terdapat pula sejumlah anggota DPRD Muba lain, yakni Tapriansyah, Rudi Hartono, dan Ismawati.
“Saya minta secara terang benderang dibuka CCTV dari awal hingga akhir, sehingga bisa terlihat siapa saja yang mengambil. Jangan sampai saya dipojokkan, apalagi nama fraksi juga diikut-ikut kan, yang jelas saya akan menuntut balik karena saya tidak mencuri apalagi korupsi,” tegasnya.
Sementara, Ketua Fraksi PKB, Rustam mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan dan keberatan dengan tudingan serta pemberitaan yang mengaitkan hilangnya paket daging kurban dengan anggota Fraksi PKB.
“Karena kasus ini sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib maka kami yang jelas menunggu proses hukum selanjutnya, karena tidak menuntut kemungkinan ada oknum-oknum lain yang mengambil daging kurban,” ujarnya.(omi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses