2018, Pasar Saham Bidik IRT

2018, Pasar Saham Bidik IRT
Posted by:

PALEMBANG- Transaksi pasar saham di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga Desember 2017 mengalami kenaikan yang signifikan yakni mencapai Rp13 triliun dari target Rp12 triliun. Kenaikan ini disumbang dengan data investor baru mencapai 11.5 persen.
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Palembang, Hari Mulyono mengatakan, target yang ditetapkan pusat yakni 1.910 Single Investor Identification, atau investor baru. Dengan realisasinya tembus 1.934 SID baru,
“Pencapaian ini jika dibanding tahun lalu pertumbuhan jumlah investor baru mencapai 11.5 persen, sedangkan tahun lalu pertubuhan investor baru mencapai 1.736,” terangnya.
Dia menambahkan, saat ini sudah ada 10.522 investor hingga Desember 2017 dan tingkat keaktifan bertransaksi mencapai 17,98 persen di atas nasional yang mencapai 17 persen. “Tahun ini kami berharap bisa tembus 20 persen. Dengan segmen target investor yakni kalangan ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga ini memiliki peluang sangat baik, meskipun jika kita hitung jumlah investor sebelumnya belum ada. Namun, diwaktu luang ibu rumah tangga (IRT) memiliki waktu tepat untuk memanfaatkan berinvestasi,” ujarnya.
Dia menjelaskan, saat ini masih banyak masyarakat yang investasi dananya pada lembaga yang belum terdaftar Otioritas Jasa Keuangan (OJK). Diharapkan, invetasi tersebut dapat dialihkan pada intestasi saham yang jelas dan perusahaanya pun juga ada di Sumsel.
“Sangat beresiko investasi terhadap lembaga yang belum terdaftar di lembaga negara, maka dari itu invetasi saham di BEI lebih terjamin dan aman. Hal ini tentu tidak akan merugikan investor jika memang sudah tau jelas perusahannya yang terdaftar,” pungkasnya. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses