23 Kali Gasak Motor di Kampus

23 Kali Gasak Motor di Kampus
Posted by:

# Kawanan ranmor meresahkan ditembak
Palembang, Palembang Pos.-
Sekawanan pelaku curanmor meresahkan, diketahui sebanyak 23 kali menggasak motor di parkiran kampus atau keramaian warga. Akhirnya Rabu (05/9) siang dibekuk Unit Reskrim Polsek Kemuning. Adalah Fikri (24) warga Mariyana, Banyuasin, dan Adi (22), warga Desa Talang Andong, Kecematan Mariana, Banyuasian.
Atas tindakan meresahkan warga itu, bahkan kabur saat akan ditangkap, keduanya terpaksa diterjang timah panas di kaki kanan mereka masing-masing, hingga keduanya baru bisa di lumpuhkan.
Dari penyelidikan tersangka Fikri merupakan spesialis curanmor di parkiran kampus, tempat keramain hingga indekos. Giliran tersangka Adi sebagai belantik atau penjual motor hasil ranmor itu.
Dari pengakuan Fikri, sudah 23 kali menggasak motor di kampus di Palembang. “13 kali curi motor di kampus Raden Fatah, terus 5 kali di kampus Unsri Bukit. Terus 5 kali dk kos-kosan, di Jalan Dwikora. Iyo pak itu santai aku paling 5 menit aku petik motor, gaya biasa kayak mahasiswa bawa tas sepatu biar gak curiga,” ungkapnya.
Giliran Adi mengaku motor dari Fikri itu pasti dijualnya dikawasan Selapan OKI. “Sama S pak disana aku jual motor itu. Biasanya kebagian Rp 500 ribu aku. Tergantung motor kalau bebek metik Rp 2,5 juta, kalau motor jantan itu Rp 3-4 juta pak,” timpalnya.
Kapolsek Kemuning AKP Roberth Pardamean SH menegaskan meringkus keduanya berkat tindak lanjut pengaduan warga. “Jadi bukti CCTV ada, jelas cirri pelaku. Iya Fikri merupakan spesialis curanmor di kampus sama Adi ini penjualnya. Atas tinakannya itu kita jerat pasal 365 KUHP ancamannya selama 5 tahun,” tegas Kapolsek. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses