3 Kabupaten Terlambat Terima BOS

3 Kabupaten Terlambat Terima BOS
Posted by:

Rivai, Palembang Pos.-
Sebanyak tiga kabupaten akan terlambat mendapatkan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel. Hal tersebut dikarenakan tiga kabupaten tersebut telat mengajukan data penerima BOS.
Kepala Tim BOS Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Sutarman mengatakan,  tiga kabupaten yang terlambat menyerahkan data BOS adalah Pagaralam, OKU Timur (OKUT) dan Musi Banyuasin (Muba).
”Kita memprioritaskan yang lebih dahulu menyerahkan data penerima dana BOS. Jadi yang terlambat akan menyusul direkap dan diajukan ke BPKAD,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan,  12 kabupaten yang sudah lebih dahulu mengajukan pencairan dana BOS,  sudah diajukan ke BPKAD pada 24 Januari lalu,  dan dicairkan pada 28 Januari.
“Untuk Pagaralam dan OKUT sudah kita ajukan ke BPKAD pada 29 Januari. Mungkin minggu ini sudah dicairkan oleh BPKAD ke Bank Sumsel Babel (BSB).  Sedangkan data MUBA baru diserahkan ke Disdik Sumsel, Senin  (3/2).  Mereka masih akan merekap terlebih dahulu data anggaran yang sesuai kebutuhan,” bebernya.
Dari 14 kabupaten/kota yang dicairkan, lanjut dia, total anggaran dana BOS yang dikucurkan sekitar Rp 180 miliar. Penerima  dana BOS terbanyak adalah Palembang sekitar Rp 36 miliar dan Muara Enim sekitar Rp 20,8 miliar.
“Daerah yang paling sedikit menerima  dana BOS yaitu kabupaten Pagaralam sebesar Rp 3,3 miliar,” ucapnya seraya menambahkan khusus MUBA pengajuan pencairan baru diajukan ke BPKAD.
Sutarman menambahkan, khusus tahun ini juga berlaku perhitungan jumlah siswa. Dimana, jika jumlah siswa di satu sekolah dibawah 80 orang, maka dananya harus tetap dihitung untuk 80 siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dihitung 120 siswa per sekolah.
“Jumlah siswanya sedikit tapi kebutuhan sekolahnya tetap sama dengan sekolah yang banyak siswanya,” ungkapnya.
Untuk dua kabupaten pemekaran, yaitu Pali dan Musi Rawas Utara (Muratara), lanjut dia, masih menginduk dengan kabupaten sebelumnya.”Pali masih menginduk ke Muara Enim dan Muratara menginduk ke Mura,” pungkasnya. (ati) 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses