31 Maret, Naskah UN dikirim ke 16 Kabupaten

31 Maret, Naskah UN dikirim ke 16 Kabupaten
Staf jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel terlihat mendatangi penyerahan naskah UN dengan pihak percetakan. Foto Rangga/ Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Dinas Pendidikan Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan jumlah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) untuk 17 Kabupaten/Kota tidak ada kekurangan. Lantaran, informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan Sumsel salah satu wilayah yang terjadi kekurangan distribusi dari pihak percetakan. Hal itu ditepis oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo MPd.

Saat ditemui dipergudangan penyimpanan, Widodo mengatakan saat pantauan mengenai kekurangan, pihak percetakan dan Disdik Sumsel bahwa jumlah koli soal dan LJUN di Sumsel cukup atau tidak ada yang kurang, semua Kabupaten/Kota kami pastikan cukup. Berdasarkan data Kemendikbud kemarin mengalami ketidakcocokan dengan pihak percetakan, sehingga jumlah koli soal UN di Sumsel dinilai mengalami kekurangan. “Sudah kami tinjau dan pantau. Dipastikan soal dan LJUN tidak ada masalah,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya sudah mengantisipasi terkait akan terjadi kekurangan soal dan LJUN. “Setiap Kabupaten/Kota diberikan distribusi lebih, ini salah satu upaya untuk mengantisipasi kekurangan soal,” jelasnya.

Untuk wilayah Sumsel sendiri total koli soal dan LJUN ada sebanyak 1.956 koli yang diperuntukkan 17 Kabupaten/Kota di Sumsel. “Tanggal 31 Maret semua soal dan LJUN ini kita distribusikan ke 16 Kabupaten/Kota, dan khusus di kota Palembang akan didistribusikan pada 2 April,” ungkapnya.

Distribusi soal dan LJUN akan melalui tujuh rute yang nantinya mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian. “Rute 1 OKI, OI. Rute 2 OKU, OKUT, OKUS. Rute 3 Prabumulih, PALI. Rute 4, Muara Enim, Lahat, Pagaralam. Rute 5, Banyuasin, Muba, Lubuk Linggau. Rute 6, Mura, Empat Lawang, Muratara. Rute 7, Palembang,” bebernya.

Diketahui, untuk di Sumsel pelaksanaan UN SMA akan diikuti sebanyak 67.704 peserta dari jenjang SMA/MA, 16.653 siswa SMK, dan paket C 6.700 peserta. “Untuk pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini di Sumsel akan diikuti sebanyak 81 SMA/SMK,” tandasnya.
Kepala Bidang SMP/SMA/SMK Disdikpora Palembang, Drs Lukman Haris MSi mengatakan siswa dan orangtua untuk tidak mempercayai tawaran bocoran soal UN. “Pembuatan soal sampai distribusi soal pengawasan dan pengawalannya sangat ketat, jadi tidak mungkinlah ada bocoran,” katanya.

Terlebih, sekolah yang menyelenggarakan UNBK, soal yang akan dikerjakan siswa baru diketahui pada saat siswa akan mengerjakan soal. “Soal UNBK baru dikirim lewat internet malam hari sebelum penyelenggaraan UN. Jadi sangat sedikit kemungkinan adanya jual beli kunci jawaban,” ujarnya.

Tercatat di Kota Palembang ada sebanyak 24.829 siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti pelaksanaan UN dan sebanyak 118 SMA, 66 SMK, dan 17 MA yang menyelenggarakan UN. “Komitmen kami tahun ini meningkatkan penilaian integritas pelaksanaan UN,” bebernya.

Sementara itu, Kasubdit III Intelkam Polda Sumsel, AKBP Harno mengatakan pihak Polda Sumsel akan melakukan pengawalan ketat saat distribusi ke 17 Kabupaten/Kota. Untuk pengamanan sangat diperketat. Pengamanan Polda Sumsel akan menyisir hingga proses distribusi sampai ke sub rayon. “Intinya pengamanan akan dilakukan berlapis, ini juga mencegah supaya tidak ada yang melakukan tindakan melanggar aturan,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses