Elektabilitas Ishak Mekki Terus Naik

Elektabilitas Ishak Mekki Terus Naik
Elektabilitas calon gubernur incumbent, Ishak Mekki terus naik
Posted by:

PALEMBANG –
Trend elektoral calon gubernur Sumsel Incumbent, H Ishak Mekki terus menunjukkan hasil yang positif. Naiknya elektabilitas Ishak Mekki yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel ini, tidak hanya terlihat dari satu lembaga survei saja, tetapi dari beberapa survei yang dilakukan semuanya menunjukan angka positif.

“Survei yang dilakukan pada pertengahan Agustus 2017 menunjukkan, elektabilitas Ishak Mekki mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding calon-calon lainnya. Pada pertanyaan terbuka, secara spontanitas, dukungan elektoral terhadap Ishak Mekki 7 %. Meski masih masuk dalam margin of error, namun dari spontanitas jawaban, mengindikasikan bahwa masyarakat Sumsel tidak ragu lagi menyebut nama Ishak Mekki untuk dipilih,” terang Adam Kamil, ketika memaparkan hasil temuan survei peluang calon-calon Gubernur Sumsel di Wisma Sumsel, di Jakarta.

Lebih lanjut peneliti utama Indikator Politik Indonesia ini menjelaskan, dari pertanyaan semi terbuka yang menyodorkan beberapa nama dengan responden, kenaikan Ishak Mekki cukup signifikan dan sudah berada dalam arsir margin of error terutama dengan Herman Deru. Ishak Mekki (17,2 %), Herman Deru (17,4 %). Pada temuan sebelumnya, elektabilitas Ishak Mekki belum menerobos dua besar calon lainnya.

Tetapi pada survei bulan Agustus ini, elektabilitas Ishak sudah sejajar dengan Herman Deru. Secara statistik, dua nama ini tidak bisa dikatakan unggul karena masuk dalam margin of error,” ungkap pakar statistik ini.

Ishak Mekki menurut Adam, masih sangat besar peluangnya untuk meningkatkan elektabilitas bahkan menyalip calon calon lainnya. Hal ini dilihat dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ishak Mekki selama mendampingi Alex Noerdin cukup baik.

Masyarakat merasa puas, karena kinerja Ishak Mekki selama menjadi Wakil Gubernur 67 %. Selain itu, ungkap Adam, popularitas Ishak Mekki yang belum mencapai angka maksimal justru merupakan modal besar untuk mendongkrak elektoral secara massive.

“Dilihat dari calon lainnya, popularitas dan akseptabilitas sudah mentok. Artinya, ruang untuk meningkatkan elektabilitas sangat sempit. Berbeda dengan Ishak Mekki, popularitas dan tingkat kesukaannya masih belum maksimal. Artinya, ruang untuk mendapatkan elektabilitas bagi Ishak Mekki sangat besar,” ujar Adam.

Biasanya, lanjut Adam, pengalaman survei, tingkat popularitas yang belum maksimal ini akan berbanding linear dengan elektabilitas. “Ishak Mekki mempunyai kesempatan besar untuk mendapatkan itu,” kata Adam yang dulunya bergabung dengan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia dengan melibatkan 820 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten dan kota se Sumsel. Margin of error pada survei ini +/- 3,5 % pada selang kepercayaan 95 %. Pengambilan data dengan menggunakan multi stage random sampling. “Biasanya kalau survei dengan metodelogi yang sama dilakukan dengan jarak waktunya tidak jauh berbeda dan sample yang digunakan juga tidak jauh berbeda serta margin of errornya juga tidak jauh berbeda, maka biasanya hasil surveinya tidak jauh berbeda pula,” ungkappakar statistik jebolan IPB ini lantang.(del/rel/ran)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses