4 Kawanan Illegal Tapping Dibekuk

4 Kawanan Illegal  Tapping Dibekuk
Posted by:

PRABUMULIH – Kerja keras jajaran polres prabumulih mengungkap kasus pencurian minyak (illegal tapping) kondesat milik PT Pertamina Asset 2 Kota Prabumulih, akhirnya membuahkan hasil. Empat orang kawanan pelaku illegal tapping berhasil diringkus Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Gurita Polres Prabumulih, Tim Gurita Polsek Timur dan Barat serta petugas keamanan pertamina asset 2.
Pelaku dimaksud, Darno alias Dono (31), warga Jalan Suban Mas Kelurahan patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat,Idris Minto alias Deris (34), warga Desa Tanjung Menang Kecamatan Prabumulih Selatan, Weliansyah (38), warga Komplek PLN Kelurahan Sukabangun II Palembang dan Herli Ahmad alias Kules (43), warga Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Kelurahan Sukajaya Kota Palembang.
Para pelaku illegal tapping itu ditangkap dikediamannya masing-masing, pertama ditangkap yakni Idris dan darno. Keduanya ditangkap pada hari Jumat (20/4/18) sekitar pukul 02.30 WIB. Kemudian, Weli dan Herli, ditangkap Sabtu (21/4/18).
Selain menangkap pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 1 unit mobil truck bak kayu bermuatan tangki tabung berisi minyak kondensat, selang sepanjang 25 meter, seperangkat alat hottap/clam yang sudah dipasang keran. Guna kepentingan penyidikan, kini para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Prabumulih.
Informasi dihimpun, penangkapan terhadap anggota sindikat pencurian minyak alias illegal tapping ini bermula ketika timsus pertamina dan petugas securiti pertamina sedang melakukan patroli disepanjang jalur pipa milik perusahaan plat merah tersebut, Senin (19/4/18) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat melintas dikawasan Jalan Lingkar Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, petugas melihat sebuah mobil truk bak kayu yang ditinggal pemiliknya dipingir jalan dengan kondisi mesin menyala.
Karena curiga, petugas langsung mendekati mobil itu lalu melakukan pemeriksaan. Saat itu petugas mendapati, tangki tabung berisi minyak kondensat dibak mobil itu.Oleh petugas, mobil berisi minyak kondensat yang diduga hasil curian itu langsung dibawa ke Pertamina Asset 2. Sementara kasusnya langsung dilaporkan ke Mapolres Prabumulih.
Menindaklanjuti laporan itu, Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto langsung menugaskan tim gurita untuk melakukan peyelidikan bersama dengan tim opsnal polsek prabumulih timur dan security pertamina.
Berdasarkan hasil penyelidikan itu, diketahui bahwa minyak kondensat tersebut merupakan hasil pencurian yang dilakukan oleh Idris CS. Tak menyia-nyiakan hasil penyelidikan, tim gabungan langsung melakukan penggerebekan dikediaman Idris dan Darno. Tanpa perlawanan, keduanya berhasil ditangkap.
Lalu dari nyanyian kedua pelaku inilah, petugas berhasil mengantpngi nama-nama pelaku lainnya yakni Wely dan Herli. Petugas lalu memburu keduanya di Palembang, setelah sempat melakukan pengintaian petugas akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku itu.
Menurut pengakuan Dono, dirinya merupakan petugas keamanan jalur pipa minyak kondensat yang dicuri namun lantaran gaji kecil dan ada kawanan mengajak mencuri maka dirinya mencarikan lokasi atau titik untuk pencurian.
“Saya diajak orang-orang jambi lalu Deris menghubungkan ke Weli dan Kules bersama yang lainnya lalu kami mencuri, bagian saya menyiapkan tempat pipa akan di hottap dengan menggali kedalaman 2 meter bersama Kules dan lainnya, lalu KO (inisial,Red) dan NO yang melakukan hottap atau nemasang clam pada pipa,” kata Dono kepada petugas yang mengintrogasinya.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto SH MH membenarkan adanya tangkapan tersebut. “Empat pelaku telah kami amankan dan kasus ini masih dalam pengembangan kami. Atas perbuatan empat pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses