4 Tahun Jadi Pemasok Sabu di Lapas Baru Ketahuan

4 Tahun Jadi Pemasok Sabu di Lapas Baru Ketahuan
Posted by:
SEKAYU – Peredaran narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali terkuak. Sebelumnya, polisi membongkar jaringan sabu di Lapas Merah Mata Palembang, yang melibatkan oknum sipir

Kemarin, giliran sindikat sabu terbongkar di Lapas Sekayu Kabupaten Muba. Peredaran barang haram tersebut didalangi orang dalam lapas sendiri. Dia adalah oknum Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) bernama Jandri Pirzadah (29).

Warga Kecamatan Sako Palembang ini dibekuk di halaman Lapas Sekayu, Rabu (8/8/18). Dia diciduk saat sedang transaksi sabu dengan tersangka Helmi Heriyanto (35), warga Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu yang berperan sebagai kurir.

Di mana saat dilakukan penggeledahan ditemukan kantong plastik bening lis merah berisikan tiga kantong bening sabu-sabu yang berada di saku celana sebelah kanan tersangka Jandri.

“Kita langsung lakukan pengembangan dengan memeriksa tersangka Helmi yang merupakan kurir,” kata Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti.

Dari hasil pengembangan yakni keterangan tersangka Helmi, didapati bahwa narkotika jenis sabu tersebut didapat dari seorang bandar bernama Alpian alias Koyen (42), warga Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu. Penangkapan terhadap tersangka Koyen dilakukan di kediamannya. Dari tangannya disita uang Rp40 juta diduga hasil penjualan sabu dan kwitansi utang pembelian narkotika.

Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di kediaman tersangka Jandri, di mana turut diamankan barang bukti berupa kotak rokok yang berisikan satu buah plastik bening terdapat sisa sabu-sabu, kotak handphone berisikan plastik klip bening yang cukup banyak diduga untuk alat pembungkus sabu.

“Modusnya para narapidana memesan narkotika jenis sabu-sabu kepada tersangka Jandri yang merupakan Polsuspas. Kemudian, tersangka Jandri menyuruh tersangka Helmi membeli narkotika kepada tersangka Koyen untuk diantarkan ke Lapas Sekayu dan diberikan kepada narapidana yang membeli,” ungkap Andes

Lanjutnya,  transaksi narkotika juga terjadi pada saat persiapan sidang, di mana para narapidana dapat bertemu dengan keluarga dan pada saat jam besuk tahanan di dalam Lapas Sekayu.

“Praktik peredaran narkotika di Lapas Sekayu sudah berlangsung sejak 4 tahun yang lalu. Dalam satu bulan terjadi 4 kali transaksi narkotika di dalam Lapas Sekayu dengan omset ratusan juta rupiah,” terang mantan Kapolres Prabumulih ini

Diterangkannya,  tersangka Jandri dan Koyen merupakan target operasi (TO) pihaknya. Selain meresahkan, telah banyak pula laporan yang masuk ke pihaknya terkait sepak terjang kedua tersangka.

“Para tersangka dijerat pasal 112, 114 ayat 1 huruf A UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman 4 sampai 15 tahun penjara,” paparnya.

Sambung  Kapolsek Sekayu, AKP Hidayat Amin, selain sebagai pemasok narkotika jenis sabu-sabu kepada narapidana, tersangka Jandri juga menyediakan alat hisap sabu yang bisa digunakan para narapidana untuk mengkonsumsi narkotika.

“Alat-alat hisap sabu dia (tersangka Jandri) yang menyiapkan. Untuk lokasi mengkonsumsinya kita tidak tahu,” terangnya.(omi)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses