42.763 Warga Belum Terima E-KTP

42.763 Warga Belum Terima E-KTP
Posted by:

Merdeka, Palembang Pos.-
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang mencatat, sedikitnya ada 42.763 warga belum menerima Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Padahal telah melakukan proses perekaman data sebagai syarat pembuatanya.
Kepala Disdukcapil, M Ali Subri mengatakan, total jumlah wajib e-KTP ada 1.167.351 jiwa. Kemudian, yang telah melakukan proses perekaman data 1.003.368 jiwa atau sudah 85 persen. “Sementara pendistribusian e-KTP dari Kemendagri baru 960.605 jiwa. Dimana pendistribusian terakhir dilakukan pada bulan September 2013 kemarin,” kata dia.
Untuk posisi wilayah terbanyak yang belum menerima e-KTP sendiri, berada di Kecamatan Seberang Ulu I (SU I) sebanyak 3.659 jiwa. Dilajutkan pada, Kecamatan Sukarami 2.708 jiwa, dan Kecamatan Ilir Timur II (IT II) sebanyak 2.683 jiwa.
“Jumlah tersebut merupakan hasil dari pengurangan jumlah yang telah merekam dengan jumlah yang telah diterima di tiap Kecamatanya,” jelas Ali.
Mirisnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi soal kejelasan pendistribusian e-KTP lanjutan dari pemerintah pusat. Terlebih, wacana Pemerintah Pusat untuk melimpahkan cetak e-KTP di daerah juga dibatalkan.
“Kami belum tahu kapan Kemendagri kembali mendistribusikan kembali e-KTP yang belum dicetak. Sebab, hingga kini belum ada konfirmasi yang kami terima,” paparnya.
Meski demikian, pihaknya meminta warga yang belum menerima e-KTP meski telah melakukan perekaman data untuk dapat lebih bersabar. Dimana, sementara waktu ini dapat terlebih dahulu menggunakan KTP non elektronik.
“Iya, massa waktu KTP non elektronik kembali diperpanjang hingga 31 Desember 2014 mendatang,” urainya.
Disinggung soal belum adanya satu kecamatan yang menyelesaikan perekaman data dari jumlah wajib KTP, eks Camat Sematang Borang ini menyatakan hal tersebut ditengarai atas tiga hal.
Pertama, warga yang telah lanjut usia menganggap tidak memerlukan lagi e-KTP dimana menurutnya KTP non elektronik yang telah dimiliki dapat berlaku seumur hidup. Kedua, warga yang termasuk dalam hitungan wajib KTP sedang tinggal atau bekerja di luar negeri. “Terakhir, mahasiswa atau pelajar yang tengah mengenyam pendidikan di luar daerah Palembang,”pungkasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses