486 Butir Pil Ekstasi Gagal Beredar di Palembang

486 Butir Pil Ekstasi Gagal Beredar di Palembang
Dua tersangka yang diduga jaringan Narkoba antar provinsi saat diamankan di Mapolresta Palembang, kemarin. Foto : Poetra/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Hingga saat ini, jajaran Reserse Narkoba Polresta Palembang masih terus mengembangkan keterangan dari dua pengedar pil ekstasi lintas provinsi ini di Ruang Satuan Narkoba Polresta palembang, Senin (15/8) sore.

“Sedikitnya 486 butir pil ekstasi logo apel warna hijau senilai Rp 300 juta ini akan dipasarkan di Kota Palembang. Pengakuannya baru kali ini masuk kesini. Kedua tersangka ini masih terus kami periksa dan status mereka merupakan pengedar,” ungkap Kasat Reserse Narkoba, Kompol Rocky Marpaung, kepada awak media.

Pihaknya akan menjerat mereka Pasal 114 ayat 2 Jo 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 Undang- undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dikatakan Rocky, awal penangkapan bermula dari tersangka JL. Setelah diinterogasi, barulah MR diciduk dari kamar hotel yang berlokasi di kawasan Sukarame.

“Kami tangkap JL saat berada di dalam bus antar provinsi. Setelah kami interogasi, ternyata barang tersebut didapatnya dari MR. Langsung saja, anggota kami menyambanginya di kamar hotel. Keruan saja, ibu satu anak ini kami bawa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

JL merupakan warga Jalan Simpang Kades Lorong Tiara Nomor 1.142 RT 04 RW 02 Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami ditangkap petugas di pinggir Jalan HM Noerdin Panji Kecamatan Sukarami saat barang bukti masih dalam genggaman tangan kanannya.

Dari hasil pengembangan dan nyanyian merdu JL, barulah didapati tersangka lainnya MR (41) warga Desa Lampoh Jeurat Kelurahan Manis Asan Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Biereun NAD yang menginap di hotel kawasan 10 Ilir Palembang.
Kepada petugas, tersangka MR mengaku disuruh dan mendapatkan upah Rp 3,5 juta.

“Upah sebesar Rp 3,5 juta belum saya terima pak. Dia menyuruh saya untuk mengantarkan titipan ini saja, setelah itu baru diberi upah,” terang dia tertunduk.(vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses