57.192 Warga Belum Perekaman

57.192 Warga Belum Perekaman
Posted by:

*e-KTP di OKUS

MUARADUA – Terhitung sampai akhir Bulan Febuari kemarin, puluhan ribu warga Kabupaten OKU Selatan (OKUS) yang telah wajib memilik Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) belum melakukan perekaman.
Berdasarkan data yang di miliki Dinas Admintrasi Kependudukan dan Pencataan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten OKU Selatan dari seluruh wajib KTP di Bumi Serasan Seandanan yang mencapai 270.764 jiwa, 213.572 jiwa telah melakukan perekaman, sedangkan sisanya 57.192 jiwa belum melakukan perekaman.
Terkait hal ini, seluruh wajib e-KTP tersebut semuanya bisa melakukan perekaman, Disdukcapil Kabupaten OKUS terus melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan mengencarkan program jemput bola dengan langsung mengunjungi masyarakat ke Desa ataupun ke Kecamatan.
“Terhitung sampai ahir bulan Febuari kemarin masih tersisa 57.192 ribu wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman jati diri. Makanya saat ini kita terus gencar melakukan jemput bola, dengan cara mengunjungi Desa dan Kelurahan, juga ke sekolah-sekolah setingkat SMA sederajat,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Lia Tirtayana Msi
Dengan begitu, terangnya Lia, diharapkan dengan adanya program jemput bola tersebut akan memudahkan masyarakat untuk dapat melakukan perekaman sehingga pada akhirnya nantinya seluruh wajib e-KTP sudah melakukan perekaman dan memiliki KTP.
Ditambahkan Lia Tirtayana, masih banyaknya masyarakat yang belum melakukan perekaman tersebut salah satunya di latar belakangi oleh berbagai faktor, di antaranya banyaknya alat perekaman di masing-masing Kecamatan yang sudah rusak sehingga jauhnya jarak membuat masyarakat enggan untuk datang ke Kantor Disdukcapil yang berada di Muaradua.
“Makanya peran dari Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa lah yang sangat kami harapkan agar nantinya seluruh wajib e-KTP yang belum melakukan perkeman tersebut kedepannya semuanya bisa melakukan perekaman. Salah satunya yakni apabila di suatu Desa masih banyak warganya yang belum melakukan perekaman agar kepala Desa bisa melayangkan surat ke Disdukcapil sehingga petugas kita bisa datang untuk melakukan perekaman,” ujar Lia.
Meskipun saat ini masih terdapat puluhan ribu masyarakat yang belum melakukan perekaman, terang Lia tetapi dirinya sangat optimas sekali bahwasa kedepan semuanya bisa melakukan perekaman. “Saat ini kami lihat partisipasi masyarakat untuk tertib admintarasi terus mengalami peningkatkan. Hal itu terlihat dari pada setiap harinya puluhan hingga ratusan masyarakat datang ke Kantor Dukcapil untuk melakukan perekaman,” ujarnya. (res)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses