Abrasi Lematang Ancam Pemukiman

Abrasi Lematang Ancam Pemukiman
Salah satu titik bantaran Sungai Lematang yang mengalami pengikisan parah. foto arif/Palembang Pos
Posted by:

LAHAT – Tingginya curah hujan yang turun beberapa pekan terakhir, membuat Sungai Lematang meluap. Arus deras membuat dinding penahan sepanjang Desa Panjung Payang hingga Banjar Negara Kota Lahat, ikut disapu alias abrasi.
Tak hanya itu, luapan air sungai juga membuat erosi pada bantaran sungai terbesar di Kabupaten Lahat ini.

“Tinggal tersisa beberapo titik lagi tembok penahanyo,” ujar Dian (37), warga Kota Lahat.
Sejak Sungai Lematang meluap, ungkapnya, erosi bantaran yang tak jauh dari pemukiman warga dan berada dipangkal jembatan Lematang I, menjadi penghubung pusat Kota Lahat dengan belasan desa di seberang Sungai Lematang, terus terjadi.
Apalagi tembok penahan yang dibangun menggunakan dana miliaran rupiah, dan telah menjebloskan beberapa pejabat lingkungan atas perkara korupsi dalam pembangunan, juga ikut amblas.
Ironisnya, penambang pasir dan batu yang selama ini mendapatkan pasir dan batu dengan menyelam di aliran sungai merasa diringankan dengan pengikisan itu. Lantaran mereka dengan leluasa mengambil batu yang sudah terbuka akibat disapu aliran.
“Penambang jugo la ngembek batu disano (lokasi amblas). Bukan bae sungai yang merusaknyo, manusio jugo,” ujar Isman (44), warga Kota Lahat.

Jika tak ada penangan serius, dikhawatirkan abrasi bantaran sungai ini terus meluas, hingga pemukiman warga. Apalagi sepanjang abrasi merupakan kawasan pemukiman dan tempat rekreasi warga Kota Lahat.
Aktifitas galian C warga pun terus dilakukan, meski kondisi Sungai Lematang meluap. (rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses