Air Limbah tak Kotor Lagi

Air Limbah tak Kotor Lagi
Posted by:

# IPAL Talang Betutu Rampung
PALEMBANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU Pera) RI melalui pendanaan Islamic Devloment Bank (IDB), merampungkan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarame Palembang, akhir Desember 2017 lalu.
Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Melati dan Merdeka lorong Keluarga Kelurahan Betutu Kecamatan Sukarami H Damsik mengatakan, air limbah warganya meski tidak digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, namun air limbahnya tidak kotor lagi melainkan sangat jernih, mirip air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
“Air limbah warga yang masuk ke IPAL, melalui beberapa tahap proses filterisasi, baru disalurkan kembali ke sungai, airnya sangat jernih,” katanya, disela-sela kunjungan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda ke lokasi sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) di Kelurahan Talang Betutu, Selasa (30/1/18).
Adanya IPAL ini, kata H Damsik yang juga tokoh masyarakat setempat ini, usaha tambak ikan milik warga juga aman akan pencemaran air limbah.
“Allhamdulliah sungai tidak tercemar, dan setiap enam bulan sekali secara bergotong royong bersama menguras IPAL,” jelasnya.
Sementara itu, Tim Leader Konsultan Regioanl III Sumbagsel IDB, Ir Hermanto mengatakan, ada dua titik pembangunan IPAL yang dibangun di Kelurahan Talang Betutu, satu titik terpasang sebanyak 53 sambungan rumah (SR) dalam satu kawasan RT untuk mewujudkan pemukiman layak huni.
“IPAL yang selesai dibangun ini, menjadi wadah untuk limbah 153 rumah warga dalam beberapa RT Total dua titik yang telah selesai dibangun ini, menampung air limbah warga,” tegasnya.
Satu titik dana yang bersumber dari bantuan lunak IDB melalui Kementerian PU Pera ini, sebesar Rp 425 juta. “Total untuk dua titik di kelurahan Talang Betutu lorong Keluarga ini sebesar RP 850 juta,” ungkapnya. Sesuai targetnya ada 17 titik IPAL yang akan dibangun tahun 2017 lalu dan 48 titik ditahun 2018 ini.
Sementara itu juga Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menjelaskan, IPAL ini akan mewujudkan zero pemukiman kumuh di Kota Palembang.
“Tidak ada lagi nantinya limbah yang keluar itu limbah kotor, setelah ada IPAL, air yang keluar sudah jernih tidak merusak lingkungan,” katanya.
Bahkan, kata Fitri, sudah menjadi komitmen Pemkot Palembang, untuk mengentaskan lingkungan perkumuhan. “Kita akan lakukan secara bertahap, jadi kedepan tidak ada lagi lingkungan masyarakat yang tidak memiliki IPAL,”jelasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses