Ajak Pacar Empat Kali Berhubungan Badan

Ajak Pacar Empat Kali Berhubungan Badan
Kanit Reskrim Polsekta Sukarami Iptu Heri SH, sedang menginterogasi tersangka Bayu Saputra, di Mapolsekta Sukarami. Foto agus/Palembang pos
Posted by:

PALEMBANG – Berdalih suka sama suka, membuat Bayu Saputra (20), warga Jalan PMD, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar, nekat mengajak pacarnya berinisial SH (15), warga Griya Interbis Indah, berhubungan badan sebanyak empat kali.
Parahnya lagi, hubungan layaknya suami istri itu dilakukan dalam tempowaktu lima jam atau dari pukul 02.00 WIB hingga 07.00 WIB, pada Selasa (26/4), di rumah pelaku Bayu Saputra. Pelaku sendiri ditangkap Unit Reskrim Polsekta Sukarami di kediamannya, Rabu (27/4) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dihadapan polisi, pelaku Bayu Saputra mengaku menjemput SH di kediamannya untuk diajak ke rumahnya pada Minggu (24/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Kebetulan, saat itu rumah pelaku hanya ada adiknya yang diketahui teman SMP korban. Sedangkan kedua orang tuanya sedang pergi ke Jakarta.
Nah, setibanya di rumah, pelaku, korban dan adik pelaku melakukan aktifitas seperti biasa seperti menonton televisi dan mengobrol. Hingga pagi hari (Senin, 25/4) belum terjadi hubungan badan diantara pelaku dan korban. “Saat Senin (25/4) pagi, saya langsung pergi bekerja sebagai penjaga toko dan baru pulang sekitar pukul 21.00 WIB,” kata pelaku saat diperiksa di Mapolsek Sukarami, Rabu (27/4).
Ditambahkan pelaku, saat pulang bekerja, dirinya dan korban langsung menonton televisi hingga pukul 02.00 WIB. “Karena sudah mengantuk, saya langsung ajak dia (SH) untuk tidur di kamar saya. Disitulah terjadi hubungan badan itu,” ungkap dia.
Bahkan, lanjut pelaku, hubungan badan itu dilakukan sebanyak empat kali hingga pukul pagi menjelang atau pukul 07.00 WIB. “Saya sama sekali tidak memaksa melainkan melakukan suka sama suka. Kami juga sudah pacaran sejak Desember 2015 lalu,” kata dia.
Kapolsekta Sukarami, Kompol Nurhadiansyah melalui Kanit Reskrim, Iptu Heri menuturkan, tersangka sempat diamankan oleh orangtua korban. “Kemarin, tersangka sempat diamankan orangtua korban dan baru tadi kita amankan setelah orangtua korban melapor,” tukasnya. Akibat ulahnya, tersangka akan dikenakan Pasal 76 huruf e Undang-undang RI No. 35 tahun 2014. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses