Akhirnya Penculik Balita Dibekuk

Akhirnya Penculik Balita Dibekuk
Posted by:

 

MUARA ENIM – Gerak cepat jajaran Polsek Gelumbang berhasil membekuk Ayu Putri Ani (30), warga Dusun II Skarda, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Ayu diduga menculik anak tetangganya yang masih berusia 2,5 tahun.

Ayu ditangkap saat pulang ke rumah hendak mengambil perbekalan, Selasa (31/10/18), sekitar pukul 12.00 WIB. Dia ditangkap, setelah sebelumnya sempat mengecoh aparat Polsek Gelumbang yang melakukan pengejaran.

Aksi penculikan sendiri dilakukan tersangka, Jumat (26/10/18) yang lalu,  sekira pukul 07.30 WIB. Aksi penculikan itu diduga dilakukan tersangka bersama suaminya bernama  Hasan (43).

Pascapenculikan, polisi mengamankan Hasan (47). Sedangkan  Ayu Putri Ani  membawa kabur balita tersebut. Penangkapan itu dilakukan  setelah  Sainem (53),  nenek korban, melaporkan kejadian itu ke Polsek Gelumbang.

Polisi mendapatkan informasi tersangka tengah berada di rumah keluarganya di  Jalur 17 Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Ketika polisi menuju rumah tersebut, ternyata tersangka sudah kabur dengan membawa balita yang diculiknya. Tersangka kabur ke rumah orang tua angkatnya di Kecamatan Kayu Agung, OKI.

Kemudian polisi melakukan pengejaran ketempat yang dituju tersangka. Ketika polisi sampai ke rumah tersebut, ternyata tersangka sudah kabur lagi dengan membawa balita tersebut.

Polisi mendapatkan informasi lagi, bahwa tersangka telah pulang ke rumah kontrakannya di Jalan Batubara, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim untuk mengambil perbekalan seperti pakaian. Tanpa membuang waktu petugas langsung melakukan pengejaran.

Pada saat tiba di jalan desa tersebut, polisi melihat seorang wanita berjalan kaki sambil menggendong bayi. Tanpa buang waktu polisi langsung mendekati wanita tersebut dan meringkusnya. Ternyata wanita tersebut adalah tersangka. Polisi langsung meringkusnya dengan membawanya ke Polsek Gelumbang untuk menjalani pemeriksaan.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan yang masih balita berusia sekitar 2,5 tahun bernama Laila menjadi korban penculikan.  Korban diculik alias dibawa kabur oleh pasangan suami istri bernama Hasan (43) dan  Ayu Putri Ani (30), warga Dusun II Skarda, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Keduanya merupakan tetangga korban yang baru saja beberapa bulan pindah ke dusun tersebut.

Karena korban tidak kunjung dipulangkan pelaku, akhirnya nenek korban melaporkan kejadian itu ke  Polsek Gelumbang dengan LP /B/41/X/2018/Sumsel/Res Muara Enim./Sek. Gelumbang tanggal 28 Oktober 2018. Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti petugas Polsek Gelumbang.

Informasi dihimpun menyebutkan,  Laila bayi yang menjadi korban penculikan, sebelumnya tinggal dan diasuh bersama neneknya Sainem (58). Karena ibundanya Waroh (40) pergi bekerja di Batam. Sejak tinggal bersama neneknya, Laila juga diasuh oleh Ayu Putri Ani yang tak lain juga tetangga korban.

Saat itu pelaku meminta izin kepada  nenek korban untuk membawa bayi malang itu  pergi ke daerah terminal 32 Indalaya, Ogan Ilir. Pelaku berjanji akan pulang  pukul14.00 WIB. Pelaku kemudian berhasil melancarkan aksi itu setelah dibantu oleh suaminya Hasan  yang mengantar pelaku bersama korban menaiki bus menuju kota Palembang. Usai pergi bersama korban, pelaku pun kabur hingga kini belum kembali.

Gelagat pelaku akan membawa kabur bayi ini sebetulnya telah dicurigai oleh Andang (49), tetanga korban. Andang sempat bertanya kepada nenek korban. “Kok Laila ikut ajak, biarlah jam 2 agek balik lagi ke sini jawab nenek korban,” kata Andang.

Andang mengungkap, pelaku dan suaminya merupakan pasanga suami istri yang menikah sacara sirih. Menurutnya, pelaku bersama suaminya baru pindahan dari kampung sebelah yang tak jauh dari rumah korban.

“Mereka baru pindah dan bekerja di kebun karet milik saya, sehari-hari istri pelaku memang juga bekerja jadi pengasuh Laia, digaji bulanan oleh nenek korban,”ucapnya.

Andang mengatakan, mendapati kabar bayi tetangganya itu hilang, ia pun langsung mencari suami pelaku yang bekerja di kebun miliknya.  Dia pun mengantarkan suami pelaku ke Polsek Gelumbang.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono, ketika dikonfirmasi, Minggu (04/11), membenarkan penagkapan tersebut.

“Tersangka bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek guna menjalani pemeriksaan,” jelasnya. (luk)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses