Akses 4 Desa Terancam Putus

Akses 4 Desa Terancam Putus
Longsor terjadi di Tebing Merantih Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam, memutus akses warga 4 desa. Foto kris/Palembang Pos
Posted by:

MUARADUA – Longsor sepanjang 30 meter dengan ketinggian material longsor 15 meter di Tebing Merantih Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam, memutus akses warga 4 desa.

Akibatnya, akses jalan ke-4 desa meliputi Desa Sugihan, Dusun  Tengah, Desa Tanjung Tebat dan Desa Lawang Agung, sempat terputus.

Akses baru bisa dibuka Jum’at pagi sekitar pukul 08.00WIB, setelah warga desa gotong royong menggunakan peralatan seadanya.

Namun material longsor yang berhasil disingkirkan, sifatnya hanya sementara agar kendaraan roda dua (sepeda motor) bisa melintas.
Kepala Desa Sugihan, Julkifli menuturkan, longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu, kemarin malam.

Hujan berlangsung sekitar 4 jam membuat Tebing Merantih diruas jalan longsor berupa tanah bercampur lumpur dan batu, menutup jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 15 meter.

“Kejadiannya malam, memang hujan deras. Longsor baru diketahui pagi hari,” kata pria yang akrab disapa Jul itu.
Selain longsor di Tebing Merantih, longsor juga terjadi diruas jalan yang sama yakni di Tenggalingan sebelum jembatan Desa Sugihan.

Kepala desa Dusun Tengah, M Supri menerangkan, saat ini warga terpaksa berjalan kaki untuk keluar masuk dari wilayah itu.

“Baru kendaraan roda dua yang bisa melintas. Itupun setelah warga gotong royong. Kalau untuk mobil belum bisa,” terangnya.

Sementara, Camat Muaradua Kisam, Fahrudin menerangkan, pihaknya sudah melaporkan peritiwa itu kepada bupati dan badan BPBD OKU Selatan.

‘’Sudah kami laporkan dan BPBD akan menerjunkan alat berat untuk menyingkirkan material longsor,” ujar Fahrudin.

Terpisah, Kepala BPPD Kabupaten OKU Selatan, Mahpi Abubakar SE mengatakan, pihaknya sudah menerima  laporan dan menurunkan staf bersama alat berat untuk meninjau lokasi sekaligus melakukan tindakan tanggap darurat.

“Kita harapkan akses warga empat desa bisa kembali lancar dan normal,” tandas Mahpi. (res)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses