Anak Pejabat Ramai-ramai Nyaleg

Anak Pejabat Ramai-ramai Nyaleg
Posted by:

 

PALEMBANG – Komisi pemilihan umum telah mengumumkan nama nama calon anggota dewan dari tiap partai politik. Dari sana terlihat cukup banyak kaum muda maju untuk memperebutkan kursi legislatif pada Pemilu 2019.  Termasuk di antara mereka adalah anak-anak pejabat. Hal itu memunculkan pendapat masyarakat, terkait kemampuan serta tujuan calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut. Karena masyarakat memandang mereka mengandalkan kekuasaan orangtua termasuk materi yang menjadi modal untuk maju menjadi calon wakil rakyat.

Selain itu, apakah caleg muda tersebut maju karena benar-benar ingin mewakili kepentingan rakyat, atau hanya sekedar mememuhi kebutuhan pekerjaan? Menyikapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Joko Siswanto mengatakan, majunya anak-anak muda khususnya anak pejabat pada pemilihan umum legislatif, tidak perlu dilarang selama persyaratan dari sisi umur dan persyaratan administratif terpenuhi. Karena, untuk menjadi pejabat publik dan untuk terjun didalam dunia politik termasuk pemerintahan, menjadi hak setiap warga negara.

“Boleh-boleh saja, selama mereka memenuhi semua persyaratan,” ujarnya disela-sela kegiatan Ngompol (Ngomong Politik) Sambil Ngopi di Meet Up Cafe, Sabtu (3/11/18).

Meski begitu, Joko berharap para caleg muda dari kalangan apapun harus mau belajar. Karena dari sisi pengalaman tentunya masih sangat minim. “Siapa saja boleh maju sebagai caleg asalkan semua terpenuhi. Dan yang paling penting untuk caleg muda harus mau belajar karena mereka masih minim pengalaman,” imbuhnya.

Djoko menerangkan, menjadi anggota dewan itu idealnya, mereka yang sudah selesai dengan urusannya sendiri, misalnya dari sisi materi ia sudah berlebih atau cukup. Sehingga pada saat menjadi anggota dewan benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat dan tidak akan korupsi.

Selain itu, dari sisi pengalaman, calon anggota legislatif harus memiliki pengalaman, mulai dari cara hidup bermasyarakat, berorganisasi dll.

“Jadi jika dua unsur tersebut dipenuhi, maka saat duduk di legislatif dia bisa fokus terhadap pekerjaannya sebagai wail rakyat,” ungkapnya.

Menjadi anggota legislatif, tidak semudah yang dibayangkan. Dimana, semua itu tidak cukup hanya dengan materi. Karena terjun di dunia politik itu bukan seperti profesionalitas yang lain. Karena ada beberapa aspek hang harus dipenuhi seperti, membangun jaringan, bisa mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kelompok, dan bisa berkomunikasi dengan lintas sector.

“Mungkin dari sisi materi mereka anak-anak pejabat bisa memenuhinya. Tapi, untuk anak-anak muda yang baru maju, apalagi karena keinginan orang tua, perlu ada pembelajaran lebih banyak,” ulasnya.

Djoko mengungkapkan, untuk calon anggota legislatif muda atau kaum milenial, harus mampu menunjukkan ke publik kemampuan serta track record jika ingin terpilih. Dimana, para calon milenial tersebut, bisa menunjukkan pengalamannya apa, kemampuan intelektualnya bagaimana termasuk pengalaman spiritualnya.

“Jika mereka telah menunjukkan tujuan dari pencalonannya serta kemampuan yang dimiliki, maka publik dapat menilai apakah anak-anak pejabat yang maju ini pantas untuk dipilih,” ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, calon anggota legislatif dari Partai Berkarya untuk daerah pemilihan (dapil) 2, Sukarami, Alang-alang Lebar (AAL) dan Kemuning, Syavera Nurdini menganggap, menjadi calon anggota legislatif bukan karena anak-anak muda tidak memiliki pekerjaan. Tetapi apa yang dilakukan untuk belajar, agar kedepan anak-anak muda diharapkan dapat lebih dekat dengan masyarakat itu sendiri.

“Jadi majunya anak-anak muda di pileg, tidak bisa dikatakan karena mereka mencari pekerjaan. Tapi mungkin pemuda perlu belajar bagaimana bisa memahami masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, anak-anak muda perlu mendapat dorongan agar lebih memahami peran mereka sebagai bagian penting negara. Artinya, pemuda harus menjadi bagian dari pemerintahan. “Seperti yang disampaikan Joko Siswanto, melalui pencalonan anak-anak muda pada pileg, dapat mendorong mereka agar lebih peduli terhadap masyarakat,” tandasnya. (del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses