Anggaran Pilkada Muara Enim Dipangkas. Jadi Tinggal Segini

Anggaran Pilkada Muara Enim Dipangkas. Jadi Tinggal Segini

MUARA ENIM,—Anggaran Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim tahun 2018 mendatang yang diajukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muara Enim telah dipangkas Pemkab Muara Enim. Terbukti dari Rp 56 miliyar anggaran yang diajukan KPUD, ternyata hanya dipenuhi oleh Pemkab Muara Enim sebesar Rp 54 miliyar lebih.

”Dari pengajuan yang kita sampaikan, ternyata setelah masuk di TPAD Pemkab Muara Enim, ada beberapa aitem anggaran yang tia ajukan ditiadakan. Sehingga anggaran yang kita ajukan menjadi berkurang,” jelas Ketua KPUD Muara Enim, Rohani SH didampingi Komisionernya, Ahyaudin, Senin (24/7), seraya berucap pemotongan anggaran itu untuk efesiensi.

Dijelaskannya, juga tahapan Pilkada Muara Enim telah dimulai mulai tanggal 14 Juni 2017 lalu yang telah dilaunching Pilkada serentak secara nasional oleh KPU pusat. Saat ini, lanjutnya, tahapan Pilkada Muara Enim memasuki pelaporan dan penyempurnaan program. Seperti masalah anggaran, sosialisasi pada stike holder dan tahap penyempurnaan pedoman tehnis.

Kemudian, lanjutnya, pada bulan November mendatang memasuki tahapan rekrutmen PPK. Kemudian penyerahan surat dukungan dari calon perseorangan atau indevenden jika ada yang mencalonkan diri. ”Pada tahapan ini, calon perseorang harus lebih dahulu dimulai prosesnya karena akan dilakukan ferifikasi,” jelasnya. Ferifikasi awal yang dilakukan pada calon perseorangan adalah surat dukungan dan penyebaran.

Tahap berikutnya ferifikasi faktual di tingkat desa. ”Ferifikasi itu dilakukan harus sudah selesai sebelum memasuki pendaftaran Cabul dan Cawabup ke KPUD. Karena pada saat pendaftaran dibuka, antara calon perseorangan dan calon yang diusung partai politik dilakukan secara bersamaan,” jelasnya. (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply