Angkut 20 Ton Sampah di Rusun 24 Ilir

Angkut 20 Ton Sampah di Rusun 24 Ilir
Posted by:

 

Palembang- Sampah yang berada di drainase Blok 12 Rumah Susun (Rusun) Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, menumpuk. Tak tanggung-tanggung, sekitar 20 ton sampah  berhasil diangkut dari drainase  akhirnya berhasil diangkut.

Wakil Wali Kota Palembang,  Fitrianti Agustinda turun langsung untuk mengawasi pembersihan sampah tersebut. Menurut Fitri, drainase ini sudah dibersihkan  saat gotong royong  beberapa waktu lalu, tetapi sekarang kembali bertumpuk.

“Bukan hanya dibuang di drainase tapi juga di pohon ada juga sampahnya. Perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan ini tidak akan membuat lingkungan ini berubah.  Padahal, dua bulan lalu sudah kita bersihkan dengan gotong royong tetapi sampah kembali bertumpuk,” ungkap Fitri,  Rabu (6/11/18).

Wawako Fitrianti sendiri menunggu sampai selesai sampah terangkut. ” Ya kalau tidak begini,  khawatirnya bekerjanya berhenti. Kita harap haru sampai tuntas,  bahkan nanti akan kita sediakan kotak sampah untuk masyarakat setempat,” katanya.

Saat ini, lanjut Wawako, Pemkot sendiri sudah membuat sayembara untuk memberikan sanksi kepada pelaku pembuang sampah.

“Bagi yang ketahuan membuang sampah sembarangan maka akan difoto. Yang berhasil mengambil foto akan diberikan reward (penghargaan), sedangkan oknum pembuang sampah wajahnya akan diupload di sosial media.  Tindakan ini dilakukan untuk membuat efek jera bagi masyarakat yang masih sembarangan membuang sampah,” beber dia.

Aturan ini, lanjut Fitri, sejalan dengan perwali yang akan kita terapkan 2019 mendatang,  dimana pembuang sampah akan dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu dan kurungan selama tiga hari. “Sekarang perwalinya sedang direvisi dan Insya Allah tahun depan sudah bisa kita terapkan, ” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang,  Faizal AR menyebutkan,  pihaknya sudah rutin membersihkan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di 24 Ilir ini, bahkan setiap hari,  atau dua kali sehari dilakukan pengangkatan sampah.

“Kami mohon dukungan masyarakat,  karena persoalam sampah ini juga bukan tanggung jawab pemerintah saja.  Melainkan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan dan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, ” imbaunya.

Ia menambahkan saat ini DLHK memiliki 350 pasukan kuning dan 108 armada untuk mengangkut.  “Memang kalau jumlah masih dirasa kurang,  tapi mudah-mudahan ke depan kita optimalkan lagi untuk pengangkutan sampah. Jangan membuang sampah disaluran air,  ya jadinya menyumbat saluran, ” tukasnya.  (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses