APBD-P 2018 Meningkat 1,14 Persen

APBD-P 2018 Meningkat 1,14 Persen
Posted by:

 

 

 

 MARTAPURA – Perkembangan dan asumsi kebijakan umum APBD OKU Timur TA 2018, antara lain perubahan proyeksi pendapatan daerah. Pada kebijakan umum APBD OKU Timur TA 2018 yang telah ditetapkan dengan pendapatan daerah sebesar Rp1.649.349.343.225,00. Terjadi perubahan menjadi sebesar Rp1.668.224.037.631,00 mengalami peningkatan sebesar Rp18.874.694.406,00 maupun naik sebesar 1,14 persen.

Hal ini dikarenakan adanya perubahan kebijakan pemerintah atas alokasi dana perimbangan dan pendapatan hibah untuk program hibah air minum pedesaan serta perubahan kebijkan Pemprov atas alokasi bagi hasil pajak daerah Provinsi dan bantuan keuangan.

Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi pada pidato Bupati OKU Timur atas pengantar APBD TA 2018 pada rapat Paripurna DPRD OKU Timur, Senin (27/8/18).

Peningkatan belanja daerah yang diakibatkan oleh berbagai kebijakan yang harus dilaksanakan oleh Pemda dalam melaksanakan pembangunan, baik yang telah direncanakan sebelumnya maupun insidentil yang harus dilaksanakan.

“Antara lain kebijakan pemerintah untuk penambahan alokasi dana desa sesuai PP Nomor 43 tahun tentang peraturan pelaksanaan sesuai UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Penyesuaian alokasi belanja gaji dan tunjangan pegawai terkait dengan kebijakan pemerintah tentang pembayaran THR dan gaji ke 13 TA 2018, serta penyesuaian belanja terhadap saaran pembangunan yang telah direncanakan khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur,” terangnya.

Kholid juga menambahkan, untuk pembiayaan daerah dari sisi penerimaan pembiayaan semula ditetapkan sebesar Rp 6.00.946.600,00, sesuai dengan Perda Nomor 21 tahun 2017 tentang APBD OKU Timur TA 2018 yang merupakan perkiraan Silpa tahun anggaran sebelumnya.

Sementara, dalam anggaran perubahan menjadi sebesar Rp 17.809.066.792,79 yang berasal dari penerimaan Silpa tahun anggaran sebelumnya berdasarkan laporan BPK RI perwakilan Sumsel atas laporan keuangan Pemkab OKU Timur TA 2017.

“Demikian juga terhadap pengeluaran pembiayaan yang semula dianggarkan sebesar Rp2.544.500.000,00 berubah menjadi sebesar Rp2.544.500.000,79 yang merupakan pernyataan modal kepada PT Bank Sumsel Babel,” tambahnya.

Dia juga menambahkan, Pendapatan Daerah pada APBD TA 2018 pendapatan daerah semula ditargetkan sebesar Rp1.649.349.343 bertambah sebesar Rp18.864.694.406,00 menjadi Rp1.668.224.037.631,00 maupun mengalami kenaikan sebesar 1,14 persen. Penambahan tersebut berasal dari penambahan PAD dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

“Demikian perubahan APBD OKU Timur 2018 yang secara resmi saya sampaikan untuk dibahas dan selanjutnya disepakati serta disetujui dewan yang terhormat untuk ditetapkan sebagai Perda,” imbuhnya.

Sementara, Ketua DPRD OKU Timur, Beni Defitson menjelaskan, pembahasan selanjutnya akan ditindaklanjuti pada pembahasan fraksi pada Selasa (28/8/18). “Untuk itu rapat saya skor,” tegasnya. (Cw07)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses