Aset Tanah Pemkot Disertifikasi

Aset Tanah Pemkot Disertifikasi
Posted by:

Merdeka, Palembang Pos.-
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menganggarkan dana Rp 250 juta untuk biaya pembuatan sertifikat tanah milik pemerintah. Dalam waktu dekat, Pemkot Palembang akan membuat nota kesepahaman (MoU) dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk mempercepat proses ini.
Kepala Bagian Agraria dan Batas Wilayah, Drs Fahmi Fadhillah ST MT mengatakan, selama ini tanah milik pemerintah hanya ditandai dengan papan nama atau patok. Sehingga, sangat rawan diserobot. Namun, dengan adanya sertifikasi tanah, maka tanah yang semula belum memiliki sertifikat akan berubah menjadi tanah atas nama Pemerintah.
Saat ini, baru beberapa aset tanah  yang telah memiliki sertifikat. Diantaranya, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang, lahan taman pemakaman umum (TPU) di kawasan Kalidoni dan Sako, lahan kantor lurah Lawang Kidul, 27 Ilir dan Duku, lahan SMP Negeri 4.  “Yang pasti kedepan semua aset tanah milik pemerintah telah harus memiliki sertifikat,” ucap dia.
Fahmi menambahkan, sekarang pihaknya sedang menyusun MoU dengan BPN. BPN sudah meminta data kepada Pemkot untuk menyerahkan data terkait aset-aset tanah yang dimiliki. Jadi, bisa diketahui berapa banyak tanah yang dimiliki berikut juga dana yang dibutuhkan,” ujar Fahmi.
Menurut Fahmi, hal ini juga dilakukan karena sesuai instruksi pemerintah pusat, yang meminta setiap aset tanah yang dimiliki pemerintah harus disertifikasi. “Ya, banyak aset pemerintah yang diserobot oleh oknum tertentu.  Contohnya, di Pulau Kemarau dimana ada masyarakat yang menguasai tanah milik pemerintah,” paparnya.
Terkait hal ini, kata Fahmi, pemerintah telah menyiapkan dana sedikitnya Rp250 juta. Namun bila dana ini masih kurang maka akan dianggarkan kembali dalam APBT Kota Palembang tahun 2014.
“Sekarang kita sudah mendata aset-aset tanah yang dimiliki. Memang masih banyak tanah yang belum punya sertifikat, akibatnya rawan diserobot,” terang dia. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses