Aset Untuk Promosikan Budaya

Aset Untuk Promosikan Budaya
Posted by:

 

 

PALEMBANG- Tidak hanya sekedar memiliki penampilan yang baik serta menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar, yayasan yang menaungi bujang gadis Palembang mewajibkan setiap anggotanya harus memiliki potensi serta kepribadian yang bisa membanggakan kota Palembang.

Melalui pelantikan kepengurusan Bujang Gadis Palembang periode 2018-2023, Penjabat Walikota Palembang Ahmad Najib mengatakan, peran serta meraka harus diselaraskan untuk mendukung program Pemerintah Kota Palembang apa lagi kita dalam hitungan hari akan menyelenggarakan pesta olaraga Asian Games.

“Ya kontribusi mereka juga merupakan salah satu bagian untuk menyukseskan Palembang emas 2018. BGP ini harus mengusai bahasa asing karena penting sekali untuk berkomunikasi khusunya dengan turis mancanegara guna membuka cakrawala dan pengetahuan.  Seperti kutipan dari Presiden Sukarno bahwa kita harus mengejar mimpi yang kita punya sehingga memiliki motivasi untuk mewudkanya,” katanya, Selasa (14/8/18) saat melantik kepengurusan Bujang Gadis Palembang 2018-2023.

Lanjutnya, ada tiga hal yang saya katakana kepada mereka tadi,  mari kita tunjukan bahwa mereka adalah asset untuk mempromosikan budaya dan sejarah, seni kota ini.

Artinya mereka  memiliki potensi untuk semua itu, maka dari itu saya mengajak yayasan BGP ini agar mengambil peran seperti bersama-sama menggalang dana yang untuk membantu saudara kita yang ada di Lombok, serta pelaksanaan asian games di kota kita, saya anjurkan kepada Dinas Pariwisata agar terus mendukung kegiatan yang dilakukan yayasan ini.

Ditempat yang sama Ketua Dewan Pembina Bujang Gajis Palembang (BGP) Kota Palembang, RM Hanfiah RM Ali Hanafiah mengatakan, alumni BGP ini sudah banyak sekali yang sukses seperti menjadi Bupati dan di Palembang sendiri gadis yang menjadi camat. Untuk kepengurusan yang baru ini agar bisa bekerja dengan baik, harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Saya juga meminta dukungan kepada semua masyarakat kota Palembang agar bisa mendukung BGP agar bisa kita majukan. Untuk usia yang yayasan ini sudah berdiri 31 tahun. Maka dari itu secara langsung kita sudah banyak melakukan hal yang berguna sebagai sumbangsi kami kepada kota Palembang,”jelasnya.

Sementara itu salah satu Alumni BGP 2017 Fetri mengatakan, bahwa mengikuti tahap masuk sebagai bujang gadis Palembang (BGP) ini tidak hanya mengandalkan penampilan saja harus memiliki wawasan yang luas mengenai kota Palembang tentunya.

“Tentunya harus memiliki potensi yang baik sebagai modal dasarnya. Selanjutnya ada beberapa rangkaian tes harus dilewati seperti tinggi badan, untuk laki-laki 170 cm dan wanita 165 cm,” ujarnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses