Atap Museum SMB II Berlubang

Atap Museum SMB II Berlubang

Palembang- Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda, Senin (3/4/2017) mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB) II dan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Kedatangan Wawako ini untuk melihat persiapan dua lokasi tersebut, menjelang Asian Games 2018 mendatang.

Saat memantau museum, Finda sapaan akrab Fitrianti Agustinda menemukan banyaknya kerusakan terutama di bagian bawah museum, yang kini dijadikan juga sebagai kantor Dinas Kebudayaan Kota Palembang.
Bukan hanya itu, Finda juga banyak menemukan banyak barang bersejarah yang terbengkalai tergeletak begitu saja.
Tak hanya itu, atap plafon dan lantai museum ini sudah banyak yang bolong. Belum lagi kurangnya penerangan, pendingin udara dan kamera keamanan atau CCTV yang sudah lama tidak berfungsi.

“Museum ini menyimpan banyak barang bersejarah, kita ingin lebih hidupkan lagi museum ini. Karena itu, secepatnya akan kita benahi sehingga para turis seakan-akan bisa merasakan suasana Kota Palembang pada zaman dulu,” tegasnya, saat kunjungan ke Museum SMB II dan Monpera.

Untuk mengatasi hal ini, Finda meminta Bapemlitbang Kota Palembang untuk segera menganggarkan untuk perbaikan museum SMB II dan juga Dinas Kebudayaan Kota Palembang yang terletak satu kawasan dengan Museum SMB II Palembang.
“Dinas Kebudayaan Kota Palembang ini merupakan dinas baru yang belum memiliki anggaran untuk perawatan dan perbaikan museum. Jadi, harus dianggarkan,” jelasnya.

Mengenai adanya bukti peninggalan salah satu kerajaan Palembang Darussalam yang tertanam dibawah tanah museum, tambah Finda akan ditindak lanjuti. “Kalaupun memang ada bukti peninggalan sejarah itu kita bisa meminta arkeolog untuk menelitinya kembali,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Tegoeh mengatakan, Dinasnya membutuhkan anggaran untuk perbaikan dan perawatan museum SMB II.
“Sebagai dinas baru pihaknya belum memiliki alokasi anggaran khusus untuk perawatan museum. Untuk perbaikan kita membutuhkan lebih kurang 1,5 miliar. Tapi untuk museum dan sekitarnya saja. Tapi anggaran itu juga perbaikan diluar taman dan lainnya,” ujarnya.

Sudirman menambahkan, untuk perbaikan museum ini baru akan diajukan pada tahun 2018 mendatang. “Dinas ini baru, sehingga kita mengajukan pada bulan Februari lalu, sedangkan anggaran sudah disahkan pada Januari. Jadi kemungkinan keluarnya bantuan anggaran perbaikan dari pusat akan telat,” ujarnya.
Karena itu agar bisa segera dilakukan perbaikan Museum SMB II ini, tambah Sudirman pihaknya mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang untuk mengalokasikan anggaran perbaikan museum ini. Mengingat dengan telatnya pengajuan bantuan dari pusat bisa mengakibatkan molornya perbaikan yang akan dilakukan.
“Kalau menunggu cairnya bantuan dari pusat dipastikan pengerjaan perbaikan museum tidak akan selesai saat Asian Games 2018 mendatang. Karena itu kita minta segerakan bantuan dari Pemkot. Karena perbaikan museum itu harus disegerakan,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply