Ayla Primadona Baru Daihatsu

Ayla Primadona Baru Daihatsu
Posted by:

Tetap Optimis Pasar Xenia

Veteran – Kehadiran mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car-LCGC) Daihtsu Ayla semakin menunjukkan dominasinya. Per Januari 2014, penjualan mobil yang dibandrol di harga Rp 100 jutaan ini di Palembang sangat tinggi. Yakni 110 unit per bulan. Jauh meninggalkan penjualan Xenia yang dalam 10 tahun terakhir menjadi leader pasar Daihatsu, yang hanya terjual 62 unit.
Tingginya penjualan Ayla yang menyasar konsumen kelas menengah ke bawah ini juga sudah tampak nyata di akhir tahun lalu. Pada Desember 2013, ketika pasar mobil sedang ’lesu’, Ayla juga masih mampu terjual sekitar 70-an unit. Jauh lebih tinggi dari Xenia yang hanya terjual 33 unit.
”Pencapaian tersebut membuktikan bahwa konsumen memang benar-benar tertarik dengan kehadiran mobil murah dari Daihtsu,” jelas Fanfan Fadilah, Branch Manager PT Astra Internasional Tbk Dhaitsu Palembang.
Harga yang terjangkau juga mempengaruhi perilaku konsumen dalam cara kepemilikan mobil. Data PT Astra Internasional Tbk Dhaitsu Palembang menunjukkan bahwa untuk Daihatsu Ayla, 40 persen konsumen melakukan pembelian secara cash. Sementara yang melakukan pembelian secara kredit mencapai 60 persen.
Meski penjualan Xenia dalam dua bulan terakhir jauh di bawah Ayla, Fanfan yakin pangsa pasar Xenia akan tetap stabil. Ini terbukti dalam 10 tahun Xenia mampu menguasai pasar di kelasnya bersama kembarannya, Avanza.
Menurut Fanfan, tingginya penjualan Ayla tak akan memengaruhi pasar Xenia. ”Konsumen sudah mengetahui keunggulan-keunggulan yang ada pada mobil Xenia,” jelas Fanfan.
Ada tiga keuntungan dari Xenia yang belum terbukti pada Ayla. Pertama, kata Fanfan, saat ini konsumen banyak mendapat potongan ketika melakukan pembelian Xenia. Dengan harga bandrol Rp 150 juta konsumen masih mendapat berbagai potongan lainnya, sehingga harga riil yang didapat konsumen lebih murah dari harga yang ditawarkan.
”Keuntungan kedua dalam kenyamanan pemakaian. Xenia memiliki kehandalan dalam mesin yang teruji dan bandel, biaya perawatan murah, jasa service sampai 50 ribu KM serta sparepart murah dan mudah didapat,” jelas Fanfan.
Sedang keuntungan ketiga, dan ini yang membuat Xenia tetap laris manis dan menjadi primadona adalah harga purna jualnya yang tetap tinggi. ”Karena semakin banyak yang cari dan yang memiliki maka saat akan menjual kembali memiliki harga yang kompetitif,” jelasnya.
Keandalan lain yang dimiliki Xenia, mobil tersebut sudah 10 tahun terbukti dan teruji sebagai mobil keluarga Indonesia. Karena penggunaan roda belakang sebagai penggerak, untuk CC yang relatif rendah akan lebih powerfull. Karenanya Fanfan tak khawatir dengan pangsa pasar Xenia untuk masa-masa mendatang.
”Kami masih optimis penjualan Xenia akan meningkat kembali karena masing-masing mobil punya kelas dan kelebihan tersendiri,” katanya optimis. (ove)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses