Back Up Listrik 12 Ribu Warga [PLTMG Sematang Borang Resmi Operasional]

Back Up Listrik 12 Ribu Warga [PLTMG Sematang Borang Resmi Operasional]
Wali Kota Palembang Harnojoyo dan rombongan meninjau PLTMG Sematang Borang. Pembangkit ini bisa membackup 12 ribu warga dari dua kecamatan di Palembang. Foto : koer/Palembang pos
Posted by:

PALEMBANG – Setelah sempat tertunda sejak tahun 2010, akhirnya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sematang Borang 2 X 7 MW, mulai Rabu (25/5) resmi beroperasional. Dengan diresmikannya PLTMG ini, kebutuhan listrik sekitar 12 ribu warga di dua kecamatan di Palembang dapat terback up.

Selain itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga terbantu dengan pun dapat terbantu dengan adanya sokongan daya listrik mencapai 14 Megawatt (MW) dari dua mesin yang ada. Operasional PLTMG ini dibantu dengan memakai pasokan gas dari PT Pertamina Asset II dengan jumlah mencapai 2 juta kubik gas per hari.

“Sebenarnya seluruh gardu induk yang ada saat ini sudah mampu mencukupi kebutuhan listrik di Sumsel. Namun, dengan adanya PLTMG ini tentu akan lebih maksimal lagi,” kata General Manager (GM) PT PLN wilayah S2JB, Budi Pangestu, saat menghadiri peresmian PLTMG Sematang Borang, Rabu (25/5).

Diakui Budi, pasokan gardu induk di Sumsel memang harus dibagi ke beberapa daerah lain yang masuk wilayah kerja PLN WS2JB. Seperti, Jambi dan Bengkulu dan juga Lampung. “Ya, karena Sumsel lumbung energi, jadi memang harus berbagi ke daerah lain yang tidak ada,” ujarnya.
Listrik yang dihasilkan dari PLTMG Sematang Borang ini sendiri, lanjut Budi, dibeli PLN dengan harga sekitar Rp 1.200 per kWH. “Tapi listrik ini dikelola oleh PT Perusahaan Listrik Palembang Jaya (PLPJ) yang merupakan unit usaha PT SP2J yang khusus mengurusi terkait listrik,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, Pemkot Palembang akan kembali mencari investor lagi untuk membangun pembangkit listrik. Sehingga, bisa membantu PLN untuk penyediaan daya listrik khususnya di Kota Palembang.
“Jadi Palembang punya dua pembangkit, ada PLTSa (pembangkit listrik tenaga sampah) dan sekarang PLTMG. Sekarang, Palembang sedang kedatangan investor dari Amerika Serikat, mudah-mudahan mereka tertarik untuk melakukan investasi di Palembang terkait pembangkit listrik,” ucapnya.

Sedangkan mantan Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra yang turut hadir dalam peresmian tersebut mengaku, bangga dan lega karena proyek yang dirintis sejak masa kepemimpinannya tersebut, akhirnya sekarang bisa beroperasional.

“Alhamdulillah, setelah cukup lama tertunda karena memang harus menyelesaikan sejumlah perizinan dll, akhirnya sekarang PLTMG bisa operasional. Semoga ini bisa bermanfaat untuk warga Palembang dan mudah-mudahan nanti akan ada lagi pembangkit-pembangkit listrik lain,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses