Bagi Honor Banyuasin Diberhentikan, Silahkan Lapor Disini

Bagi Honor Banyuasin Diberhentikan, Silahkan Lapor Disini
Posted by:

BANYUASIN – Disahkanya dana Pokok Pikran Rakyat (PIRA) yang menelan anggaran APBD 2018 sebesar Rp 67,5 berdampak sistemik pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pasalnya terhitung sejak Januari 2018, ratusan Tenaga Honorer dirumahkan karena OPD minim anggaran.

Menyikapi polemik ratusan honorer Pemkab Banyuasin dirumahkan dan diberikan surat terima kasih dari OPD,

Kopdalinsu NKRI Banyuasin akan membuka posko pengaduan untuk menggalang para honorer yang merasa telah di PHK.

Dewan Penasehat Kopdalinsu NKRI Banyuasin Salim bahwa pihaknya menyayangkan atas kebijakan yang dilakukan Pemkab Banyuasin sungguh tidak manusiawi sebab para honorer ini telah mengabdi bertahun-tahun lamanya.

Ia menyebutkan jika PHK terhadap honorer ini imbas dari adanya Program Dana Pokok Pikiran (Pira) yang berasal dari para anggota DPRD Banyuasin, makanya selama ini ditolak. Karena akan melumpuhkan roda organisasi Pemkab Banyuasin.

“Kami tidak akan berhenti menolak Program Pira ini, sebab para anggota dewan terlalu egois dengan meminta anggaran sebesar Rp 67,5 milyar dengan kondisi alokasi anggaran banyak dibutuhkan,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim membenarkan bahwa telah mengeluarkan surat ucapan terima kasih bagi Tenaga Harian Lepas (THL). Karena terhitung 2 Januari-31 Desember 2018 habis masa kontrak.

“Meskipun tidak diberikan surat ucapan terima kasih secara otomatis juga per31 Desember 2017 kontrak kerja mereka sudah habis,”katanya.

Jika nantinya pada tahun 2019 mendatang, anggaran pemkab Banyuasin sudah kembali normal kembali alias sudah stabil. Maka THL yang memang kinerjanya bagus dan baik, dapat dipanggil kembali untuk bekerja di OPD terkait.” Bisa dipanggil kerja kembali,”imbuhnya.(her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses