Balonkada Lahat Bergelantungan. Kondisinya Jadi Seperti ini!!

Balonkada Lahat Bergelantungan. Kondisinya Jadi Seperti ini!!

LAHAT – Pilkada masih menyisahkan waktu sekitar setahun lagi. Atribut bakal calon kepala daerah (balonkada) mulai memenuhi Kota Lahat. Namun, atribut ini dipasang di beberapa lokasi yang tidak seharusnya, bahkan merusak lingkungan. Seperti di Jalan Mayor Ruslan I, atribut berupa baliho sengaja di pasang di pohon sepanjang ruas jalan itu.

Atribut sengaja dipasang menggukan paku di pohon, yang tentunya dapat merusak pohon yang menjadi salah satu ciri Kota Lahat itu. Pemerhati lingkungan Sanderson Syafe’i mengatakan, baliho di pohon dengan cara dipaku merupakan tindakan yang menyalahi aturan.

“Pohon bukan alat peraga kampanye. Seharusnya tidak memasang disitu, karena itu jelas merusak lingkungan,” kata Sanderson.

Banyaknya spanduk kampanye yang bergelantungan di pohon-pohon sangat disayangkan, apalagi pohon kebanggaan warga Lahat ini sebagian besar sudah berumur ratusan tahun sehingga mempunyai nilai sejarah.
Kondisi ini kata Sanderson, menunjukan rendahnya perhatian dan pengetahuan balonkada tentang lingkungan.

Cara kampanye konvensional seperti itu, sambungnya, secara visual mengganggu estetika. “Kalau tidak salah, KPU juga tidak memperbolehkan pemasangan alat peraga kampanye, seperti foto di fasilitas sosial dan umum,” ucapnya.

Menjamurnya balonkada yang bergelantungan di pohon ini juga disayangkan Indra (28). Menurutnya, atribut tersebut merupakan sampah, yang merusak pohon. Sehingga sangat disayangkan, balonkada tidak peduli terhadap lingkungan. “Jelas sampah itu, apalagi sampai dipaku,” sesal warga Kota Lahat ini.

Disinya berharap agar para calon memberikan contoh yang baik, dengan memasang atribut kampanye ditempat yang seharusnya. Kalau memang tempatnya belum ada, seharusnya mereka bisa membuat sendiri bingkainya dari kayu dan dipasang ditempat yang tidak menyalahi aturan.

”Kalau masalah atribut saja mereka sudah melakukan pelanggaran, apalagi bila terpilih menjadi pemimpin. Mereka bisa seenaknya menabrak berbagai aturan. Hal ini harus jadi perhatian masyarakat, untuk tidak asal pilih,” tegasnya.(rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply