Bandar Jenis Sabu Dituntut 13 Tahun Penjara

Bandar Jenis Sabu Dituntut 13 Tahun Penjara
CAPTION: Ade, terdakwa bandar sabu, saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Klas IAKhusus Palembang, Rabu (20/4). f poetra Palembang Pos
Posted by:

RIVAI-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Nani Hariani SH, menjatuhkan tuntutan 13 tahun bui terhadap terdakwa Ade Purwanto (21) pemilik narkotika jenis sabu sebanyak 12 paket dengan berat keseluruan 6,45 gram.Selain tuntutan 13 tahun penjara, terdakwa juga didenda sebesar Rp 1 miliar rupiah subsider 8 bulan penjara. Dalam surat tuntutan terdakwa Ade Purwanto, dijerat jaksa dengan pasal 112 ayat (2) UU No 35/ 2009 tentang Narkotika berbunyi dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram.

Pelaku juga diancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).
“Terdakwa terbukti bersalah tanpa hak melawan hukum, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram,” jelas Nani.

“Menuntut terdakwa selama 13 tahun penjara dengan denda sebesar satu miliar rupiah subsider delapan bulan penjara,” tegasnya, Mendengar tuntutan itu, terdakwa tampak tenang tanpa rasa bersalah.
Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Togar SH, memberikan kesempatan kepada terdakwa ataupun penasehat hukumnya untuk menyampaikan pembelaan secara tertulis.“Sidang, kita tunda minggu depan, dengan agenda pembelaan,” pungkas Togar.

Terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel, pada hari jumat 29 januari 2016, sekitar pukul 16.00 WIB, di Pos Kamling Jalan Swadaya Km14 Lingkungan I kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa.
Saat dilakukan penangkapan terhadap Ade Purwanto, polisi menyita barang bukti 12 paket narkotika jenis sabu seharga Rp 7.550.000. disaku kanan celana pendek yang sedang dipakai terdakwa. Kepada polisi, Ade mengaku, barang haram didapatkannya dengan cara membeli dari Momong Pepi (DPO).(vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses