Bandar Narkoba Dituntut 18 Tahun

Bandar Narkoba Dituntut 18 Tahun
Posted by:

A Rivai, Palembang Pos.-
Terdakwa Johan Maliki (48), Bandar yang diduga memiliki 10.500 butir inek, dan setengah kilogram sabu senilai Rp 5 miliar, akhirnya ditutut JPU Shanti SH dengan pidana 18 tahun penjara, denda Rp 2 miliar, subsidair satu tahun kurungan. Sebab, JPU meyakini warga Jalan Sutan Syahril, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan IT II ini, melanggar pasal 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
‘’Berdasarkan fakta dan saksi dipersidangan, terdakwa terbukti melakukan pidana dengan memiliki, menguasai, dan menyimpan narkotika bukan jenis tanaman, sebagaimana diatur pasal 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas JPU saat membacakan tuntutan dihadapan Majelis Hakim PN Klas IA Khusus Palembang diketuai KG Damanik SH MH, Rabu (29/01).
Atas tuntutan tersebut, terdakwa Johan Maliki, melalui penasehat hukumnya dari Posbakum PN Palembang Advokat A Rizal SH menyatakan, akan melakukan pembelaan dalam persidangan pekan depan. ‘’Kita akan mempersiapkan pembelaan terdakwa, untuk dibacakan pekan depan,” ujarnya.
Sementara majelis hakim menyatakan sidang ditutup dan akan digelar kembali pada pekan depan, dengan agenda pembelaan. Terungkap dalam dakwaan, bahwa terdakwa Johan Maliki dibekuk Unit IV Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel di rumahnya, Kamis (10/10/2013), pukul 13.00 WIB.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita 10.500 butir inek jenis builtup (Kualitas bagus dan produksi luar negeri,red), dan 0,5 kilogram sabu. Narkoba itu lebih kurang senilai Rp 5 miliar (Jika Inek seharga Rp 400 ribu perbutir, dan 0,5 kilo sabu seharga Rp 800 juta,red). Narkoba itu disita setelah polisi menggeledah kediaman tersangka. Dimana, narkoba dalam tas koper hitam merk Polo berisi 18 kantong inek warna kuning, dan tiga kantong inek warna hijau. Semua inek logo baru, dan masing-masing kantong berisi sekitar 500 butir inek.
Sehingga jumlah inek keseluruhan 10.500 butir, senilai sekitar Rp 4,2 miliar. Kemudian, didalam tempat khusus di koper itu, juga ditemukan 5 kantong sabu dengan berat masing-masing 100 gram perkantong, atau total sekitar 500 gram (0,5 kilogram), senilai sekitar Rp 800 juta.
Penggerebekan dipimpin langsung Wadirres Narkoba Polda Sumsel AKBP Imam Syahroni SIk MH, dan Kanit IV Subdit III Kompol Jonson Nadapdap SH. Saat dilakukan penangkapan, terdakwa Johan mengaku barang haram itu semuanya adalah titipan HS, temannya yang datang dari Aceh. (vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses