Bandit Bersenpi Tewas Ditembak

Bandit Bersenpi Tewas Ditembak
Posted by:

PALEMBANG – Aksi penyergapan jajaran Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang pimpinan Iptu Mardanus terhadap bandit bersenpi meresahkan masyarakat berlangsung dramatis. Jual beli tembakan tak terelakan lagi.
Adalah Syamsul alias Sam (30), warga Jalan Pipa Jaya, RT 42/11, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, bandit bersenpi dimaksud. Dalam baku tembak tersebut, Syamsul yang banyak terlibat kasus begal dan curanmor tewas ditembus timah panas polisi.
Syamsul menemui jalanya di tepian Sungai Musi Kelurahan 15 Ulu Palembang, Rabu (25/04/18), sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya, polisi telah mengintai gerak gerik tersangka. Tersangka merupakan target operasi dalam Operasi Sikat Musi dan diketahui membawa sepucuk senpi.
Begitu dilakukan penyergapan, Syamsul bukannya menyerah. Dia sempat melepas tembakan ke arah polisi yang akan menangkapanya. Syamsul yang diketahui memiliki ilmu kebal ini melepaskan beberapa kali tembakan. Namun, dua butir timah panas polisi menembus bagian dadanya. Syamsul pun tewas di lokasi baku tembak.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono SIk didampingi Kasatreskrim Kompol Yon Edi Pinara SIk dan Kanit Ranmor Iptu Mardanus, menegaskan tersangka merupakan residivis kasus begal dan curanmor.
“Jadi sekitar pukul 10.30 WIB mendapat informasi ada TO di wilayah di SU I. Petugas kami melakukan penyergapan di lokasi. Tersangka ini dari hasil pendataan telah melakukan tindakan curas, dan curanmor,” ungkapnya.
Bahkan tersangka pernah melancarkan modus operandi dengan cara menyiramkan air keras ke korban seorang wanita, hingga mengalami kerusakan di wajah. “Ya dari penyelidikan kita ada 11 laporan polisi yang masuk. Yang bersangkutan ini residivis kasus curas dan senpira ilegal,” terangnya.
“Jadi pada saat akan ditangkap tersangka membawa sepucuk senpira, sempat menembak sehingga membahayakan lalu dibalas petugas. Peluru mengenai badan tersangka di bagian depan. Nah pada saat di perjalanan menuju rumah sakit meninggal dunia,” ujarnya.
Dari penggeledahan di tubuh tersangka, petugas juga menemukan sepucuk senpira dengan 5 butir amunisi, sebuah pisau, kunci T dan ponsel.
“Ini juga sebagai upaya maksimal kami terhadap para pelaku, tersangka yang melakukan kekerasan, menggunakan senpi atau sajam akan kami tindak tegas. Seperti yang dialami tersangka ini, jadi sudah jelas kita beri tindakan tegas. Kami peringatkan untuk tidak coba-coba melakukan tindak kejahatan pidana di Palembang,” tegas Kapolresta Palembang. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses