Banjir, Macet dan Jalan Rusak

Banjir, Macet dan Jalan Rusak
Posted by:

PALEMBANG – Persoalan infrastruktur dan banjir di Kota Palembang sudah menjadi persoalan klasik. Walaupun Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah melakukan upaya namun persoalan tersebut seolah tak pernah habisnya.
Kondisi kerusakan infrastruktur seolah makin bertambah seiring dengan dibangunnya Light Rail Transit (LRT). Seyogiyahnya, pembangunan proyek LRT yang dilakukan sejak 2015 itu, untuk meningkatkan fasilitas transportasi di Kota Palembang namun disadari atau tidak, pengerjaan proyek LRT justru menimbulkan persoalan.
Dari pantauan, hampir sepanjang titik jalan proyek pembangunan LRT disepanjang 23,40 kilometer itu mengalami rusak. Dimana banyak timbul jalan berlubang dan bergelombang. Tentu saja kondisi ini, menganggu dan membahayakan para pengguna jalan karena kerusakan jalan selain dapat mengganggu kelancara lalulintas juga bisa menimbulkan kecelakaan lalulintas.
Paling tidak, kondisi jalan yang rusak dan berlubang disepanjang proyek LRT dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Internasional hingga pusat olahraga Jakabaring itu, terlihat hampir mencapai 80 persen.
Selain itu persoalan lainnya yakni keberadaan box culvert di sepanjang proyek pembangunan LRT banyak rusak dan tidak berfungsi. Dampaknya, jika hujan turun sedikit saja, maka akan terjadi banjir yang menggenangi kawasan badan jalan.
Dari pantauan, titik-titik banjir yang terjadi antara lain kawasan Jalan Kol H Burlian, kawasan Demang Lebar Daun, Jalan Sudirman, Kapten A Rivai, dan Jalan Angkatan 45. Tak pelak, dengan seringnya jalan digenangi air maka selain dapat mempercepat kerusakan jalan yang sudah rusak, tentu juga menimbulkan kemacetan lalulintas yang berdampak pada terganggunya aktifitas warga.
Terkait kerusakan jalan yang terjadi akibat pengerjaan atau pembangunan Light Rail Transit (LRT) dipastikan akan selesai diperbaiki pada Mei mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari saat diwawancarai, Selasa (3/4/18).
Masudi mengatakan, pihaknya bertangung jawab atas kerusakan jalan yang terjadi akibat pengerjaan atau pembangunan LRT. “Ya, kita akan memperbaiki jalan-jalan yang mengalami kerusakan akibat pengerjaan atau pembangunan LRT ini dan Perbaikan jalan itu sendiri, sudah kita lakukan sejak Januari yang lalu.,” katanya.
Untuk perbaikan kerusakan jalan tersebut pihaknya menargetkan akan selesai sebelum penyelenggaraan Asian Games. “Kita targetkan akan selesai pada Mei nanti, jadi sebelum penyelenggaraan Asian Games jalan yang rusak sudah bagus atau sudah mulus kembali,” ujar Masudi.
Masudi menjelaskan, jenis perbaikan jalan yang dilakukan menyeluruh sesuai kerusakan dan perbaikan sifatnya bukan tambal sulam. “Perbaikan jalan ini kita tidak memakai sistem tambal sulam tapi akan diaspal ulang semuanya,” jelasnya.
Lebih lanjut diungkapkanya, perbaikan jalan yang dilakukan ini, pihaknya punya tanggungjawab masa pemeliharaan selama satu tahun. “Jadi, pada rentang waktu itu kita punya kewajiban memperbaiki jika jalan mengalami kerusakan,” ungkap Masudi.
Masudi menambahkan, saat ini pihaknya pula tengah melakukan pengerjaan taman dan pemasangan lampu disepanjang LRT. Namun sayang, terkait berapa besar dana yang dialokasikan untuk perbaikan jalan dan pembangunan taman, Masudi enggan berkomentar. “Ngak usahlah bahas itu,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan bahwa dirinya optimis perbaikan jalan yang diakibatkan pembangunan LRT akan selesai sebelum Asian Games 2018. “Perbaikan jalan telah bertahap di lakukan pihak Waskita karya yang selaku kontraktor pembangunan LRT. Seperti yang dapat dilihat pada Zona 1 tepatnya di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II ( SMB II), jalan yang rusak sudah mulai mulus kembali, bahkan telah di percantik dengan ditanaminya bunga atau rumput tanaman. Sedangkan di zona lainnya masih tahap penyelesaian infrastruktur bangunan LRT, kayak di depan Mall Palembang Icon (PI) juga didekat Kantor Gubernur Sumsel, para pekerja lagi membangun tempat pembuangan akhir. Jika selesai mungkin jalan disana langsung diperbaiki,” katanya saat diwawancarai di Griya Agung.
Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat provinsi sumsel khususnya kota palembang untuk dapat bersabar menghadapi kondisi jalan yang mengalami kerusakan akibat pembangunan LRT. “Saya harap masyarakat bersabar dan memaklumi kondisi jalan saat ini, jalan-jalan yang rusak akan diperbaiki, di layer kembali. Dan kita pastikan, sebelum Asian Games, Kota Palembang akan menjadi kota tercantik di Indonesia,” ungkapnya. (cw05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses