Bebas Emisi Bahan Bakar

Bebas Emisi Bahan Bakar
Posted by:

PALEMBANG-
Guna mewujudkan Sumsel yang bebas emisi bahan bakar, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan bersama Auto 2000 melakukan kerjasama dengan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Rabu di Bukit Golf (24/1/18). Kegiatan ini dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar.
Dikatakan Nasrun Umar, MoU ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada program Pemerintah Provinsi Sumsel agar udara bersih tanpa polusi kendaraan. Pada kesempatan yang baik ini, Sekda Nasrun Umar memberikan dukungan dan mengapresiasi kepada BUMN serta perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan program melibatkan masyarakat umum. “Bahan bakar khusus ini, kita harapkan dapat mengoptimalkan kerja mesin tanpa merusak lingkungan, ujar Nasrun.
Selain itu, dengan memilih bahan bakar yang tepat untuk kendaraan merupakan salah satu langkah cerdas guna mendukung program tersebut agar dapat dinikmati bersama hasilnya. “Pemerintah berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dapat mengajak lebih banyak partisipasi masyarakat, agar edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dapat tersampaikan dengan masif,” sambungnya.
Apalagi, menurut Nasrun dalam waktu dekat ini, Palembang akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar olahraga Asian Games 2018. “Kita tentunya berharap Palembang dapat menyambut para tamu penting ini dengan suasana lingkungan yang bersih dan udara sehat serta masyarakat yang ramah,”ucapnya.
Sementara itu, Manager Retail PT. Pertamina, Patut Andriatno menyampaikan, kegiatan ini merupakan satu bentuk kerjasama antara PT. Pertamina dengan Auto 2000, yang mana Pertamina sebagai penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Auto 2000 sebagai konsumen. “Atas inisiasi, kami lakukan uji emisi selama satu tahun di SPBU yang kita tunjuk. Selain itu juga salah satu bentuk dukungan kepada Pemerintah,” terangnya.
Uji emisi mesin kendaraan yang menggunakan bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) 88, 90, dan 92. Hasil uji emisi yang dilakukan oleh Pertamina dan Auto 2000 menunjukkan, bahwa penggunaan Bahan bakar dengan RON 88, cenderung mengeluarkan emisi Hidrocarbon di angka rata-rata 350 ppm dan Karbon Monoksida di angka rata-rata 6.30% di rpm 3000. Sedangkan untuk bahan bakar dengan RON 90 dan 92, emisi Hidrocarbonnya berada di bawah angka 330 ppn dan Karbon Monoksida dibawah angka 6.20% di rpm 3000, bahkan hasil uji emisi RON 92 memperlihatkan karbon monoksida di angka 6.05%. Zat Hidrocarbon dan Karbon Monoksida adalah beberapa zat polutan yang sangat berpengaruh terhadap emisi gas rumah kaca dan buruknya kualitas udara yang dihirup makhluk hidup. Bahkan dalam beberapa kasus, gas Karbon Monoksida dapat menyebabkan kematian pada manusia.
“Berdasarkan hasil diatas, kami memfokuskan kerjasama kami dengan Auto 2000 dalam hal edukasi manfaat produk Bahan Bakar Khusus (BBK) seperti Pertalite, Pertamax kepada konsumen oleh tim Auto 2000, uji emisi gratis di 11 SPBU di Palembang secara bergantian pada hari Senin hingga Jumat, danInitial Filling untuk kendaraan keluaran baru dan ownused operasional Auto 2000 dengan BBK,” jelas Putut.
Putut menambahkan, lokasi ke 11 SPBU ini tersebar di Palembang, antara lain SPBU 21.301.01 Jl. AKBP Cek Agus, 21.302.04 Jl. Jend. A. Yani 16 Ulu, 24.301.14Jl. Jend. Sudirman km 4.5, 24.301.15 Jl. Kol. H. Burlian km 10, 24.301.16 Jl. R. Soekamto, 24.301.96 Jl. Soekarno-Hatta, 24.301.108 Jl. Sultan Mahmud Badaruddin 2 km 12, 24.301.111 Jl. Kol. H. Burlian km 7, 24.301.120 Celentang, 24.301.147 Jl. Tanjung Api-Api, dan 24.301.163 Jl. MP. Mangkunegara Kenten.[15:35, 24/1/2018] Mi Citet2: Putut berharap, kerjasama ini dapat berjalan dengan baik sehingga konsumen bisa mendapatkan manfaat yang terbaik dari MoU ini. “Bersama
Sementara itu, Said Ali mengatakan, kerjasama ini juga menjadi penting bagi konsumen Auto 2000. “Kendaraan dari Auto 2000 memiliki standar spesifikasi mesin yang spesifik, dari hal inilah kami ingin berbagi dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat penggunaan produk BBK terhadap kualitas mesin kendaraan mereka bersama Pertamina,” katanya.
Menurut Said, mesin yang menggunakan bahan bakar sesuai atau diatas standar spesifikasinya akan jauh lebih terawat dan tentunya akan sesuai dengan standar batas emisi yang ditentukan. “Yang ingin kami bagi adalah value jangka panjang penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan, jangan sampai menggunakan bahan bakar yang lebih murah namun beresiko memperpendek umur mesin,” ujar Said.
Said menambahkan, masyarakat bebas untuk datang ke SPBU yang menjadi lokasi uji emisi gratis hingga 31 Desember 2018. “Silahkan, Tim Dokter Kendaraan dari Auto 2000 akan membantu untuk memeriksa emisi kendaraan anda dan tidak lupa memberikan rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan tersebut,” tutupnya. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses