Bebas Pidana Mati, Dibui 16 Tahun [Terdakwa Pemilik Sabu 79,21 Gram ]

Bebas Pidana Mati, Dibui 16 Tahun [Terdakwa Pemilik Sabu 79,21 Gram ]
Posted by:

PALEMBANG – Terdakwa pemilik sabu sebanyak 79,21 gram atas nama Puji Astuti alias Tuti (45), warga Jalan Segaran, Lorong Kebangkan Ujung Tanjung, RT 04, RW 04, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT I, divonis 16 tahun penjara.

Itu terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Palembang, Selasa (31/5). Selain divonis, terdakwa didenda Rp 2 miliar. Majelis hakim Firman Pangabean SH didampingi dua hakim Kamaludin SH dan Eliwarti SH menyatakan, terdakwa Puji Astuti diganjar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU 35/ 2009 tentang narkotika karena terbukti bersalah menjadi perantara untuk menjual, menyerahkan narkotika sebanyak satu paket besar dibungkus plastik bening dengan berat 79,21 gram.

”Terdakwa juga tak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan narkotika di Indonesia,” tegas majelis. Usai amar putusan dibacakan, terdakwa yang didampingi penasehat hukum dari Posbakum PN Palembang, A Rizal SH serta JPU Nenny Karmila SH.

Keduanya diberikan kesempatan untuk menerima ataupun menolak putusan hakim dengan dalih mengajukan upaya hukum banding, jika menerima atau pikir-pikir selama tujuh hari untuk menentukan sikap.

Atas pertanyaan itu, terdakwa dan JPU menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim. Dimana sebelumnya Jaksa penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumsel Bidang Pidana Umum (Pidum), telah menuntut terdakwa dengan pidana penjara 16 tahun dan denda 2 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Fakta persidangan, sebelumnya, terdakwa dituntut JPU, Neni Karmila dengan pidana penjara 16 tahun dan denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Perbuatan terdakwa dilakukan bersama dengan Djo Jun Hon dan ditangkap polisi pada Sabtu 12 Desember 2015 sekitar pukul 13.00 WIB, di jalan Slamet Riyadi.

Bermula terdakwa mendapat pesanan narkoba dari pembeli yang merupakan polisi menyamar. Lalu terdakwa minta dicarikan sabu kepada Zainal dan saat itu zainal berbicara dengan Dju Hon yang mengatakan barangnya ada dan bagaimana cara pembayarannya.

Terdakwa akhirnya menelpon dimana pembeli sudah berada di dalam mobil yang berada di alan Slamet Riyado, Lorong Kemas II. Terdakwa secara bergiliran masuk kedalam mobil dan terakhir adalah Zainal yang menyerahkan pesanan sabu seberat 79,21 gram. Saat penyerahan itulah, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa, Djo Jun Hon dan Zainal.(vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses