Bedah Rumah Tuntas

Bedah Rumah Tuntas
Posted by:

## Devi dan Anaknya Tempati Rumah Baru
LUBUKLINGGAU – Program bedah rumah untuk keluarga Devi (32), warga Jalan Perintis, RT 02, Kelurahan Jokoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, yang diinisiasi oleh Polres Lubuklinggau, akhirnya tuntas. Rabu (28/3/18), Devi dan ketiga anaknya Ringga (13), Rama (10) dan Mapi (4), sudah mulai menempati rumah baru mereka.
Hal itu ditandai dengan penyerahan kunci rumah, yang dilakukan secara simbolis oleh Jajaran Polres Lubuklinggau, didampingi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), dan pihak terkait dalam pelaksanaan program tersebut, kemarin (28/3/18), sekitar pukul 08.50 WIB.
Sekda Lubuklinggau, H Rahman Sani, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa keluarga Devi, tidak saja bisa menempati rumah baru. Tetapi, Devi dan ketiga anaknya juga telah mengantongi adminitrasi kepemilikan tanah dan rumah mereka.
“Tadinya belum ada surat, tetapi sekarang sudah ada surat keterangan dari kelurahan,” ujar Rahman.
Selanjutnya, tambah Rahman, surat tanah dan rumah keluarga Devi ini akan ditingkatkan menjadi sertifikat, yang saat ini sedang dalam proses oleh pihak kelurahan untuk disertakan dalam program Proyek Operasi Nasional Agraria atau lebih dikenal dengan Prona. “Nanti melalui program prona suratnya ditingkatnya menjadi sertifikat,” jelas Sekda.
Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, selaku inisiator program beda rumah untuk keluarga Devi ini kembali menegaskan, bahwa apa yang telah dilakukan Polres Lubuklinggau murni untuk kemanusiaan. Karena kepedulian dari Polres Lubuklinggau tidak ada unsur kepentingan lain atau hanya untuk menaikan elektabilitas dari kepolisian khususnya Polres Lubuklinggau.
Sebaliknya, begitu ada informasi tentang kehidupan Devi dan ketiga anaknya, banyak bantuan yang mengalir untuk mereka. Tetapi bantuan hanya sebatas sembako, dan itupun paling bertahan untuk waktu singkat. “Bagaimana mereka bisa hidup layak seperti keluarga lainnya, itu yang mendorong kita menginisiasi untuk melakukan bedah rumah,” jelas Sunandar.
Terlebih lanjut Sunandar, kondisi Devi yang lumpuh, menjadi tanggung jawab dan beban Rahma (anak kedua Devi). Karena Rahma satu-satunya yang bisa diandalkan dalam keluarga Devi. Mengingat Ringga (anak sulung Devi), menderita keterbelakngan mental (sindroma down), sedangkan adiknya Mapi masih balita.
“Permasalahan mereka sangat komplek, kalau hanya Rahma bisa dititipkan dipanti selesai, tetapi ini ibunya sakit, kakaknya juga ditambah adiknya yang masih kecil,” jelas Sunandar.
Tetapi dengan program bedah rumah tersebut, diharapkan beban Rahma, sebagai pemikul tanggung jawab keluarganya dapat lebih ringan. Selain itu untuk kehidupan mereka, siapapun yang terketuk hatinya bisa memberikan bantuan ke rekening Rahma. “Rahma sudah ada rekening tabungan sendiri,” terang Sunandar.
Sementara untuk pendidikan Rahma, dikatakan Sunandar, Pemkot Lubuklinggau telah menjamin pendidikan bocah tangguh itu hingga bisa lulus sampai ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). “Kalau untuk SD, SMP dan SMA, pemkot yang akan menanggung semuanya,” pungkas Sunandar.
Seperti diketahui, program bedah rumah untuk keluarga Devi ini resmi dimulai Senin (19/2/18). Dalam program ini Polres Lubuklinggau selaku inisator mengandeng donatur dan relawan untuk membantu keluarga Devi. Diantaranya, sejumlah pelaku usaha lokal dan sejumlah dermawan yang ada di Bumi Sebiduk Semare ini. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses