Begal Bengis ‘’Dibonus’’ Dua Peluru

Begal Bengis  ‘’Dibonus’’ Dua Peluru
Tersangka Rico (baju tahanan) yang ditembak di kedua kakinya
Posted by:
MENGAKU rindu keluarga setelah 10 bulan  sembunyi di Jambi,  Rico Afriandi alias Andi (35) nekat pulang ke Palembang. Apa lacur, kepulangannya tercium oleh aparat kepolisian.

Rico yang berada di rumahnya, Jalan Karim Kadir, RT 14/2, Kelurahan Karang Jaya, Gandus, langsung disergap. Dalam penggerebekan tersebut, Rico berusaha kabur. Dengan sangat terpaksaa polisi memberi ‘’bonus’’ dua butir peluru di kedua kakinya.

Berdasar catatan kepolisian, korban kejahatan Rico adalah Yolanda Novita R (23), warga Perumahan Griya Sukajadi Permai 2, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Korban dibegal oleh Rico saat mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Swadaya, RT 07/05, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada 11 Oktober 2017 yang lalu, sekitar pukul 20.30 WIB.

Kala itu korban bersama rekannya Mia Ayu mengendarai motor Yamaha N-Max nopol BG 3152 JAM tujuan ke rumah usai  dari tempat kerja.  Dua pelaku yang telah membuntuti dari belakang, langsung memepet dan menyuruh korban menghentikan laju motor.

Tersangka Rico yang dibonceng, dengan cepat menodongkan pisau ke arah perut korban, sambil membentak agar korban jangan teriak.  Tetakutan, korban dan rekannya memilih menyelamatkan diri. Motor Yamaha N-Max  ditinggal begitu saja. Dengan leluasa pelaku  membawa kabur motor seharga Rp 43 juta itu.

Setelah buron lebih setahun, polisi mengendus keberadaan Rico. Menurut aparat kepolisian Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, saat akan dilakukan penangkapan pelaku kabur dan melawan. Tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, tak  diindahkan.

Akibatnya, lari Rico dihentikan oleh dua butir timah panas yang menembus kedua kakinya. Rico pun dengan mudah dapat ditangkap.

“Iya, Pak, aku sama Hamzah yang membegal korban. Aku yang metik motor itu.  Hampir setahun (10 bulan lebih) aku tinggal di Jambi, kerja kuli di sana. Karena sudah lama, jadi kepingin pulang kangen keluarga. Awal Agustus aku pulang, rupaya tidak lama polisi gerebek aku,” ungkapnya.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum AKBP Yoga Bagasakara SIk didampingi Kompol Sukri A Rivai, menegaskan telah mengamankan seorang pelaku begal motor.

“Satu rekannya sudah menjalani tahanan di Lapas Pakjo. Kemudian kita lakukan pengembangan dan didapatkan eksekutornya Rico ini. Tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHP ancamannya di atas 5 tahun,” tegas Yoga. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses