Begal Bermodal Parang Diterjang Peluru

Begal Bermodal Parang Diterjang Peluru
Tersangka Abdil Putra diamankan di Polsek Ilir Timur I dengan barang bukti sebilah parang panjang / Foto Denni/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Tiga bocah ingusan diotaki Abil Putra Pratama (20), bersama Rajab dan Saka, nekad melakukan aksi begal. Dengan sasarannya pasangan sejoli, korban Prayogo Kurniawan (18) bersama teman wanitannya, warga Jalan Mayor Ruslan, No 23, RT 27/07, Kecamatan Ilir Timur I. Ketiganya berhasil merampas tas milik teman wanita korban, berisi KTP, dua buah ponsel serta uang tunai Rp 200 ribu.

Tapi dua bulan kemudian usai menikmati hasil curian tersebut, yakni tanggal 20 November 2016, tersangka Abil, digerebek selagi berada di rumahnya. Yakni di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong Langgar, No 1722, RT 8, Kecamatan Ilir Timur II, karena berusaha melarikan diri, terpaksa kakinya dilumpuhkan timah panas.

Aksi ketiganya terjadi 9 September 2016 sekitar jam 00.00 WIB, usai lebih dulu keliling mencari sasaran. Saat melihat pasangan sejoli di Jalan Sudirman, depan Gereja Santa Yosep, Palembang. Kemudian para pelaku menghadang korban, lantas mengancam dengan mengacungkan sebilah parang.

Pelaku yang kesal karena korban berusaha mempertahankan tas milik teman wanitanya, kemudian pelaku Saka langsung menyerang pakai pisau. Akibatnya tangan korban pun terluka, sementara tersangka Abil spontan merebut tas milik teman wanita korban. Setelah itu, ketiga pelaku bergegas kabur.

“Bener pak, aku tidak melukai korban, cuma hanya mengancam. Sedangkan yang melukai korban itu Saka. Dia bawa pisau, karena korban melawan jadi Saka yang menusukkan pisau itu ke korban,” ungkap tersangka Abil.

Untuk hasil kejahatannya mereka bagi-bagi. “Sudah dijual ponselnya pak, aku kebagian Rp 150 ribu. Uangnya kami pakai untuk minum miras jenis Vodka, sama aku beli pakaian. Bener pak baru sekali ini ditangkap,” ujarnya.

Kapolsek IT I, AKP Rivanda mengatakan tersangka merupakan pelaku begal sudah cukup meresahkan. “Jadi para pelaku ini memang masih kecil, tapi kelakuannya sudah meresahkan warga. Melakukan aksi begal menggunakan senjata jenis parang dan pisau,” kata dia.

Dia menegaskan terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap tersangka telah membuat masyarakat ketakutan tersebut. Kemudian berusaha melarikan diri. “Atas tindakannya tersangka terancam pasal 365 KUHp tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 5 tahun pidana penjara,” tukasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses