Belum Sesuai Harapan

Belum Sesuai Harapan
Posted by:

*Warga Keluhkan Proyek Gas Kota

PRABUMULIH – Sempat digadang-gadang jadi proyek percontohan di Sumsel, namun sejak dioperasionalkannya jaringan gas kota di Prabumulih, kinerja PD Petro Prabu selaku pengelola jaringan gas kota kerap diprotes masyarakat yang terdaftar sebagai pelanggan gas kota. Masyarakat menilai kinerja PD Petro Prabu dalam mengelola jargas masih belum optimal terutama dalam hal pencatatan meteran.
Bahkan tak sedikit masyarakat menuding, dalam pencatatan meteran PD Petro Prabu menggunakan sistem tembak diatas kuda alias menerka-nerka tanpa turun langsung ke lapangan. Kondisi ini dialami Edi, salah seorang pelanggan gas kota, warga Kelurahan Gunung Ibul Kota Prabumulih. Menurut Edi, antara pemakaian yang tertera di meteran dengan yang tercatat direkening tagihan terdapat perbedaan.
“Dimeteran baru 48 kubik pada bulan ini (Mei, Red) sedangkan, pada rekening tagihan bulan Februari lalu tertera pemakaian sudah 48 kubik ini berartikan mereka sistem nembak,” ujar Edi, ketika dibincangi wartawan belum lama ini.Selain adanya dugaan sistem nembak dalam pencatatan meteran, pelanggan gas kota itu juga mengeluhkan sistem pembayaran yang belum bisa dilakukan setiap bulan. “Sekarang pembayaran masih dilakukan tiga bulan sekali, kalau kita tanya setiap bulan pasti jawabannya rekapan pemakaian belum keluar,” ungkap Edi.
Akibat belum bisa dilakukan pembayaran tiap bulan itu sambung edi, pihaknya merasa berat. “Kan kalau dibayar tiap bulan tagihan tidak terlalu besar, kalau sekarang tiga bulan sekali jadi berat kita karena tagihannya menumpuk,” tuturnya. Senada diungkapkan pelanggan lainnya bernama Yanti, menurut ibu rumah tangga itu dirinya juga pernah mengalami tagihan yang membengkak. “langsung saya laporkan, setelah itu ditindaklanjuti dan tagihan berubah. Itukan artinya asal-asalan dalam pencatatan meteran,” bebernya.
Keluhan yang sama juga diutarakan salah seorang warga lainnya. Pria yang bekerja di perusahaan swasta yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan kalau pengelolahan dan pelayanan program gas kota memang masih banyak yang kurang. “Tak hanya masalah pembayaran namun juga soal tapi juga kerusakan meteran dan jaringan hingga distribusi gas yang dilakukan nggak maksimal,” ujarnya.
Oleh karena dengan banyaknya keluhan ini lanjutnya diharapkan pemerintah cepat tanggap degan melakukan perbaikan di sana sini. “Menurut kami, soal perbaikan tak hanya masalah pengelolaannya namun kualitas SDM serta cara rekrutmen yang harus benar-benar professional. Harapan warga terhadap program gas kota sangat tinggi. Jadi wajar kalau timbul masalah sedikit, langsung direspon pelanggan secara reaktif,” tandasnya.

Sejumlah pelanggan lainnya juga berharap dan meminta agar PD Petro Prabu dapat lebih meningkatkan kinerjanya dengan meningkatkan pengawasan di lapangan. “Jangan hanya menerima laporan dibalik meja saja, semestinya lakukan pengawasan bila perlu libatkan pihak ketiga. Pengawasan harus melekat dan terbuka dan apapun temuan ataupun kendala di lapangan hendaknya dapat dibuka secara transparan agar bisa dicari solusinya secara terbuka,” ujar salah seorang pelanggan lainnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses