Bentuk Puspa, Wadah Koordinasi Sinergitas

Bentuk Puspa, Wadah Koordinasi Sinergitas
Posted by:

 

PALEMBANG – Guna meningkatkan taraf hidup perempuan, Palembang membentuk forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa). Melalui Puspa, diharapkan dapan menjadi wadah koordinasi serta sinergitas diberbagai bidang,  baik ekonomi maupun sosial perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan,  Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan,  Susna Sudarti berharap, melalui Puspa dapat menggerakkan seluruh masyarakat dan mengkoordinasikan kepada organisasi perempuan yang sudah bergerak selama ini.  “Insya Allah tahun ini akan dibentuk 10 kabupaten/kota termasuk Palembang. Target kita setelah Palembang akan dibentuk lagi di kabupaten/kota, Oki,  Ogan Ilir, Empat Lawang,  Lahat,  Muara Enim, Pali,  Muba, OKU dan OKU Timur,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan,  Perlindungan anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang, Sadrudin Hajar melalui Kabid Perlindungan Perempuan, Laily Maulidya mengatakan, Puspa Palembang baru tahun ini dibentuk dan langsung mengikuti pelatihan bagi anggota. “Puspa ini sudah dicanangkan oleh Kementrian perempuan sejak 2016 lalu dan akhirnya 2017 dibentuklah di provinsi dan alhamdulillah Palembang tahun ini,” ujarnya,  disela-sela pelatihan,  Selasa (27/8/18).

Selain menangani kesenjangan ekonomi, melalui Puspa Lanjut Laily, menjadi perpanjangan tangan Pemerintah  untuk berpartisipasi masyarakat pada pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sehingga pencegahan dan penanganan masalah dapat dilakukan dengan cepat, efektif, dan efisien.

Berbagai upaya kata Laily, untuk meminimalisir kejahatan dan kesenjangan serta ketidakadilan gender dilakukan oleh Kementerian PP dan ‘PA yaitu dengan mencanangkan isu prioritas yang harus mendapatkan perhatian semua elemen. “Kita tidak Iagi berharap ada korban-korban baru atau yang berulang. Dengan memadukan konsep, meningkatkan dan memberdayakan perempuan dari aspek ekonomi diharapkan dapat mengurangi kekerasan dan perdagangan orang terhadap perempuan dan anak,” jelasnya.

Dia menambahkan, melalui Puspa dapat membangun hubungan kemitraan antar pemerintah, lembaga masyarakat, lembaga. Kemudian sepakat untuk meningkatkan kerjasama yang optimal dan harmonis dalam peningkatan partisipasi masyarakat untuk kesejahteraan perempuan dan anak. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses