Berawal Kenal Lewat FB, Setubui ABG

Berawal Kenal Lewat FB, Setubui ABG
Tersangka Ari (21)

MARTAPURA – Tak terima ditinggal begitu saja hingga berbadan dua, seorang Anak Baru Gede (ABG) berstatus pelajar, WS (16) warga Desa Burnai Jaya Kecamatan Semendawai Timur OKUT, melaporkan perbuatan Ari Susanto (21), buruh warga Desa Sumber Jaya Belitang II ke Polsek Semendawai Suku III OKU Timur.Diceritakan korban kepada penyidik, kejadian bermula saat korban berkenalan dengan Ari melalui media sosial Facebook sekitar 6 bulan lalu tepatnya Februari 2017.

Setelah menjalin komunikasi selama dua minggu, akhirnya tumbuh rasa suka diantara keduanya. Lalu, mereka sepakat menjalin hubungan asmara. Tersangka pun lalu mengajak pacar barunya WS untuk bertemu. Gayung bersambut, WS menerima ajakan tersangka untuk bertemu di salah satu rumah temannya.Setelah keduanya bertemu, selanjutnya tersangka mengajak korban jalan-jalan. Namun, dalam perjalanan tersangka, malah membelokkan sepeda motornya ke area perkebunan karet milik warga. Di lokasi tersebut, tersangka merayu korban agar mau melakukan hubungan badan sebanyak satu kali. Diduga atas dasar suka sama suka, korban pun luluh dan menerima ajakan tersangka.
Setelah selesai, korban lalu diantarkan pulang kembali ke rumah teman korban.

Namun, sejak pertemuan itu, tersangka tidak lagi menemui korban dan sulit dihubungi kembali. Berselang tiga bulan kemudian atau awal bulan puasa lalu, korban menghubungi tersangka melalui telepon dan memberitahukan bahwa korban sudah tak pernah datang bulan lagi. Namun bukannya menanggapi, tersangka justru tak merespon dengan alasan bahwa korban telah mempunyai cowok lain.Kemudian, Rabu (02/8) sekitar pukul 08.30 WIB, ketika korban sedang mengikuti seleksi Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) di Kantor Kecamatan Semendawai Timur, pelatih Paskibra merasa curiga karena saat latihan korban terlihat pucat dan nafasnya tersengal-sengal, khawatir terjadi sesuatu.

Hal itu lalu dilaporkan oleh pelatih kepada orang tua korban melalui guru korban.Selanjutnya, orang tua korban menanyakan kepada korban, akhirnya mengaku telah melakukan hubungan badan dengan tersangka sekitar 6 bulan silam.
Selanjutnya, orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek SS III.Setelah menerima laporan, Sabtu (05/8), petugas bersama ibu korban langsung membawa korban ke Puskesmas Purwodadi untuk dilakukan pemeriksaan Medis. Berdasarkan hasil sementara pemeriksaan medis, bahwa korban dinyatakan positif hamil 6 bulan.

Kemudian anggota Polsek SS III Menuju ke rumah tersangka untuk melakukan penangkapan tersangka Ari di rumah orang tuannya di Desa Sumber Jaya Belitang 2 dan tersangka berhasil diamankan pada pukul 17.30 WIB dan dibawa ke Polsek SSIII. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan bersedia menikahi korban. Namun korban terlanjur sakit hati tidak mau dinikahi dan menyerahkan kasus yang menimpanya kepada pihak yang berwajib.

Selanjutnya, tersangka diamankan di Polsek SSIII untuk proses lebih lanjut.Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji SIK MH, melalui Kasubbag Humas AKP Hardan saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersangka Ari tersebut.
Tersangka mengakui perbuatannya, alasannya suka sama suka, tidak ada paksaan. Namun karena selalu menghindar, akhirnya korban dan keluarganya melaporkan tersangka. “Tersangka kita kenakan pasal 81 UU RI No.35 thn 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara” tegasnya. (cw07)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply