Berpotensi Bahaya, Diimbau Tak Mendaki

Berpotensi Bahaya, Diimbau Tak Mendaki
Posted by:

PAGARALAM – Meski kegempaan Gunung Api Dempo (GAD) mengalami penurunan sejak dua pekan lalu, namun kondisi kekinian GAD saat ini masih berstatus level II atau waspada. Masih berpotensi membahayakan bagi aktivitas pendakian ke puncak Dempo.
“Dikhawatirkan kawah Dempo sewaktu-waktu dapat mengeluarkan gas berbahaya. Diimbau kawasan radius sejauh 3 kilometer dari bibir kawah merapi, zona bahaya letusan harus steril dari berbagai aktivitas pendakian,” tegas petugas Pos pemantauan Gunung Api Dempo Mulyadi, Selasa (1/5/18).
Kondisi Gunung Api Dempo diakui Mulyadi tidak bisa diprediksi sebelumnya. Fenomena alam terjadi dapat secara tiba-tiba, namun meminimalisir dampaknya melalui tanda-tanda alam dengan menggunakan pemantauan kegempaan alat sesismograf. “Dimbau kepada masyarakat maupun pecinta alam untuk sementara waktu ini tidak melakukan pendakian ke puncak Dempo, karena berpotensi membahayakan,” imbaunya.
Diterangkan Mulyadi, berdasarkan data kegempaan, Gunung Api Dempo telah menunjukkan penurunan aktivitas permukaan sejak sepekan lalu, diantaranya nihil tektonik lokal, vulkanik dalam, 4 kali vukanik dangkal, termasuk tremor. “Pada 27 April 2018 terjadi gempa terasa dan selama sepekan lalu telah terjadi sebanyak 6 kali embusan. Untuk visual, dominan puncak Dempo diselimuti kabut disertai hujan,” terangnya.
Dijelaskan Megian, petugas Pos Pemantuan Gunung Dempo, bahwa pengawasan aktivitas gunung api Dempo di bawah kendali Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) di Bandung, dan hingga kini masih menetapkan status gunung Dempo berada di level II waspada. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses