Bersitegang dengan Pemilik Minimarket

Bersitegang dengan Pemilik Minimarket
Rombongan Tim Diskoperindag UKM Kabupaten Banyuasin bersitegang dengan pemilik MM Ensa di Jalan KH Sulaiman Kelurahan Kedondong Raye, kemarin. Foto HB/JPNN
Posted by:

PANGKALAN BALAI – Menghidarkan korban makanan kedaluarsa, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) UKM Kabupaten Banyuasin menggelar inspeksi mendadak (sidak).

Sejumlah minimarket di Kota Pangkalan Balai menjadi sasaran. Hasilnya cukup mengejutkan, tim Diskoperindag UKM menemukan makanan kedaluarsa tetap dijual.

Tak ayal, tim melakukan penyitaan beberapa barang dinilai tak layak konsumsi. “Ini antisipasi jelang Idul Fitri, supaya jangan ada barang kedaluarsa dijual. Kami lakukan penyitaan dan membawa ke kantor untuk dijadikan barang bukti,” ujar Kepala Diskoperindag UKM Banyuasin, Ir Hj Ria Apriani MSi, kemarin.

Barang yang disita seperti kedaluarsa dan kemasan rusak, sangat membahayakan keselamatan konsumen.

Adapun lokasi sidak Diskoperindag UKM dilakukan pada tiga lokasi minimarket berbeda, yakni MM Enza di Jalan KH Sulaiman, Linda Mart di Jalan Merdeka dan Toko Serbu I di Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III.

“Dari MM Enza petugas sempat bersitegang mendapatkan saos serta kecap kedaluarsa. Ditambah dengan makanan yang tak mempunyai batas kedaluarsa,’’ ujarnya.

Selain itu, ditemukan beberapa kaleng minuman, termasuk makanan yang sudah penyok masih tetap dipajang.

Masih kata Ria, pengaruh kemasan rusak terhadap kualitas barang sangat besar, bahan makanan didalamnya menjadi berbahaya.
Selain penyitaan, pihaknya juga memberikan teguran dan peringatan terhadap penjaga toko.

Kemudian di minimarket Linda Mart dan Toko Serbu I, petugas menemukan makanan yang sudah kadaluarsa seperti susu, makanan anak, mayones, penyek dan stik keju.

“Tindakan kita bersifat prefentif atau pencegahan, pelanggaran yang dilakukan hanya kita berikan pembinaan. Namun kedepan jika diulangi, kita tindak dengan menyita dan memusnahkan semua produk kedaluarsa di minimarket dan toko tersebut,” tandasnya.

Sementara, Heri penjaga mini market menyatakan, tak akan lagi memajang barang kedaluarsa. “Kami selalu periksa dan mengganti barang baru kalau ditemukan hampir kedalursa. Namun masih saja ada yang terlewatkan. Kedepan, tidak akan terjadi lagi,’’ujarnya. (myd/jpnn)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses