Beruang Madu Resahkan Warga

Beruang Madu Resahkan Warga
Ilustrasi Beruang Madu.
Posted by:

LAHAT – Beberapa pekan terakhir warga Desa Gunung Kembang,  Kecamatan Tanjung Sakti Pumi,  Kubupaten Lahat,  dibuat resah atas ulah beruang madu.  Bagaimana tidak,  binatang berkuku panjang itu kerap berkunjung disekitar pemukiman warga,  sehingga dikhawatirkan menyerang manusia.

Hanya saja belum ada kasus serangan beruang yang memiliki ikuran besar itu. Terakhir,  sekitar pukul 08.30 WIB,  Selasa (02/08), satwa yang dilindungi ini terlihat warga menyeberang jalan penghubung menuju Kota Pagaralam.

Lokasi beruang ini muncul tidak jauh dari pemukiman warga,  hingga cukup mengkhawatirkan. “Kebetulan kami sekeluargo nak ke Pagaralam,  ado beruang melintas,  langsung masuk ke kebun kopi.  Khawatir jugo,  gek masuk pemukiman,  nyerang budak kecik,”  ujar Ade Wang (40), warga Desa Gunung Kembang.

Mengetahui ada beruang madu di depan,  Ade sempat menghentikan laju mobilnya.  Apalagi jaraknya dengan binatang yang memiliki nama latin helarctos Malaysia itu,  hanya belasan meter lagi. “Pasti cemas jugo,  apolagi beruang masuk dusun sampai nyerang wong bukan sekali bae di Tanjung Sakti ini,  dulu perna di Ulak Lebar,  sampai dibunuh wong,”  ujarnya.

Dina Purnamasari juga mengakui sering melihat beruang bertubuh besar dengan moncong putih,  mondar-mandir disekitar belakang rumah warga. Perempuan yang merupakan Bidan Desa Gunung Kembang ini juga khawatir binatang yang senang makan madu ini menyerang warga.

“Takutnyo ketemu samo budak-budak lagi main sekitar belakang rumah,” katanya.Kades Gunung Kembang Hertansi membenarkan informasi warga tersebut. Menurutnya,  pagi hari dan usai hujan turun,  beruang itu kerap keliaran sekitar pemukiman.

“Kalau melihat jadwal keluar dekat pemukiman,  sepertinya beruang itu selalu dekat pemukiman.  Kalau informasi warga,  beruang ini makan buah sawit di kebun warga sekitar pemukiman,” ungkapnya. (rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses