Bisnis Emas Selalu Cemerlang

Bisnis Emas Selalu Cemerlang
Pedagang toko emas menunjukkan barang dagangannya di kawasan pasar anyar, Tangerang, Banten, Kamis (18/12). Harga emas di pasaran saat ini 24 karat Rp 490.000/gram naik dari harga sebelumnya Rp 460.000/gram, kenaikan diakui pedagang disebabkan melemahnya rupiah saat ini. ANTARA FOTO/Lucky R./Rei/pd/14.
Posted by:

Setelah selesai mengikuti bangku kuliah, pasti banyak bingung mau kerja dimana. Hal ini juga pernah dirasakan Emi, salah seorang pemilik tokoh emas di Tanjung Raja OKI.
Beruntung dia mempunyai teman baik, yang sudah lebih dahulu menggeluti bisnis emas, sehingga diapun tidak mengalami banyak kesulitas saat memulai bisnis yang sama.

“Waktu itu saya sempat bingung mau kerja apa. Sudah banyak lamaran yang dikirim, tidak satupun yang mendapat balasan. Sampai suatu ketika saya bertemu dengan teman lama yang sukses dengan bisnis emasnya, meskipun dia tidak kuliah,” ujar Emi megenang.

Beranjak dari sana, akhirnya alumni FK Keguruan Usri ini memutuskan untuk menggeluti bisnis yang sama. ”Diakui ataupun tidak, toko emas merupakan salah satu jenis usaha yang sampai saat ini masih banyak diminati oleh masyarakat. Pasalnya, bisnis toko tidak hanya menjanjikan prospek masa depan yang cerah, dan keuntungan yang besar, tetapi juga dapat dijadikan sebagai ladang investasi jangka panjang. Dan yang paling penting, bisnis emas ini cenderung lebih aman,” katanya.

Menurutnya toko emas memliliki prospek yang cukup cerah dan menjanjikan keuntungan yang besar. Hal ini mengingat perkembangan harga emas yang meningkat dari waktu ke waktu.
Bahkan, menurut sebuah survei, rata – rata kenaikan harga emas pertahun di Indonesia dalah 20%, dan pada tahun 2010 saja, kenaikannya lebih dari 20%. ”Dari data tersebut, maka saya mencoba peruntungan dibisnis ini. Alhamdulillah sejauh ini semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Kondisinya makin menarik, lanjut Emi, karena masyarakat kita sangat faham kalau emas adalah sistem penyimpan harta terbaik, karena nilainya yang awet, tidak mudah rusak, dan simpel.
Selain itu, harganya cenderung meningkat serta memasarkannya juga gampang, beda dengan investasi rumah ataupun tanah.

Untuk memaksimalkan pemasarannya, saat ini ibu 3 anak ini sudah membuka dua tokoh emas, serta mencoba peruntungan dengan memasarkan emas-emasnya melalui online.
”Untuk bisnis emas via online ini, belum menunjukanhasil yang maksimal. Mungkin karena masih baru, serta masih adanya keraguan dari masyarakat untuk membeli emas via online, mengingat harga emas yang mahal,” katanya.
Meskipun demikian, dia sangat yakin kalau suatu saat bisnis emasnya melalui online akan eksis. (del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses