Bos Kafe Tewas Ditembak Teman Sendiri

Bos Kafe Tewas Ditembak Teman Sendiri
Posted by:

PALEMBANG – Pengeroyokan berujung pembunuhan di kafe remang-remang Desa Ibul 1, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, yang menewaskan bos kafe bernama Karnawan alias Kar (48) direka ulang penyidik Subdit IV Jatanras Polda Sumsel. Reka ulang yang bertujuan untuk melengkapi berkas perkaranya tersebut, digelar di lapangan tembak Mapolda Sumsel, Selasa (20/02/18), sekitar pukul 11. WIB.
Reka ulang yang digelar 16 adegan mendapat penjagaan cukup ketat oleh anggota Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumsel. Penyidik menghadirkan tiga tersangka dalam perkara ini. Dalam reka ulang terungkap, ternyata korban tewas ditembak oleh temannya sendiri dari jarak cukup dekat.
Hasil pemantauan Palembang Pos, adegan pertama dimulai dari tersangka utama Ridho Alfajri alias Jek (39) bersama korban Karnawan alias Kar berada di kafe, Minggu (21/01/18), sekitar pukul 04.00 WIB. Lalu datang Toni Teguh Wijaya alias Kojek dengan sepeda motor.
Kehadiran Toni memicu kecurigaan Bram Matrianto, teman Karnawan pemilik kafe. Lalu, Bram mendekati Toni. Bram menduga Toni merupakan cepu (informan) polisi. Tudingan tersebut memicu emosi Toni. Kemudian, Toni menyikut Bram.
Tak pelak terjadi perkelahian antara Toni dan Bram. Dari perkelahian tersebut, Toni masuk ke dalam kafe. Karnawan dan Ridho langsung mendekat dan memukuli Toni. Saat bersamaan, tersangka Edi Kobra ikut memukuli Toni.
Adegan berikutnya, Ridho mengeluarkan senpi rakitan dari balik pinggangnya. Lalu, Ridho memukuli kaki Toni dengan senpira. Tak cukup sampai di situ, Ridho pun memukul kepala Toni dengan gagang senpira. Apesnya, senpi meledak dan peluru menyasar kening kanan Karnawan. Seketika Karnawan roboh ke tanah.
Melihat Karnawan tertembak, ketiga rekannya langsung panic. Oleh Bram dan Ridho, Karnawan dilarikan ke RS Bari Palembang. Namun nyawanya tak tertolong lagi.
Kasubdit IV AKBP Erlin Tang Jaya mengatakan, saat kejadian empat tersangka mengeroyok Toni alias Kojek. Korban sempat dipukuli dan diancam dengan senpi. Nah, saat Ridho alias Jek memukul kepala Toni dengan senpira, tiba-tiba meletus dan mendarat di kening Karnawan, tidak lain rekan tersangka sendiri.
Lebih lanjut dijelaskan, pada saat kejadian ini dilaporkan, para tersangka sempat memberikan keterangan palsu dengan menuduh Toni alias Kojek pemilik senpi dan menembak Karnawan.
“Dari pemeriksaan saksi dan olah TKP, diketahui bukan Toni alias Kojek pelakunya, tetapi Ridho alias Jek pelaku utamanya. Atas tindakannya itu tersangka bisa dijerat pasal berlapis dengan Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP,” tukasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses