Bos Thamrin Tidak Ditahan

Bos Thamrin Tidak Ditahan
Posted by:

//Dicecar 41 Pertanyaan
PALEMBANG – Setelah sempat mangkir dari panggilan Satreskrim Polresta Palembang Unit Pidana Khusus (Pidsus) sebagai tersangka. Akhirnya, Direktur PT Indo Citra Mulia (ICM), Gunawati Thamrin (50) bersama dengan kuasa hukumnya Triyanto memenuhi panggilan penyidik Pidsus Polresta Palembang. Kamis (25/1/18) pagi.
Gunawati (tersangka,red) ditetapkan tersangka setelah adanya laporan dari PT Sebangun Bumi Andalas (SBA), terhadap kasus tindak pidana pembangunan gedung yang tidak memenuhi ketentuan, hingga menyebabkan terjadi tanah longsor dan dinding retak bangunan milik PT SBA.
Pantaun Palembang Pos didepan ruang Pidsus Polresta Palembang, tampak terlihat. Dengan menggunakan baju putih, rok hitam dan kalung gio merah. Terlihat tersangka bolak balik meminta ijin kepada petugas penyidik untuk pergi kekamar mandi yang berada di Polresta Palembang.
Setelah tujuh jam lamanya dimintain keterangan oleh penyidik, akhirnya Gunawati pun keluar dari ruang peniyidik. Melalui kausa hukumnya Trianto mengatakan kalau kliennya sudah memenuhi kewajiban dari petugas untuk dimintain keterangan.
“Ada 41 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik kepada klien (Gunawati) saya. Pertanyaannya seputaran perijinan, masalah pembangunan dan kita juga sudah menjelakan dalam pembangunan ini kita sudah sesuai dengan prosedur dan ada ijinnya,” katanya kepada awak media. Kamis (25/1/18).
Saat ditanya awak media setelah menjalani pemeriksaan dari pihak penyidik apakah tersangka ditahan atau diijinkan pulang. Triyanto pun mengatakan, tidak ditahan karena sangkahan itu dibawah lima tahun. “Ya, sesuai dengan pasal 46 undang-undang bangunan, dan kita juga koperatif dalam menghadapi pemeriksaan ini.” Ujarnya.
Disinggung mengenai mangkirnya kliennya sebanyak dua kali dari pemeriksaan petugas, Triyanto pun menjelaskan. Pada panggilan pertama surat pemanggilannya sebagai tersangka pada tanggal 27 Desember 2017, untuk dipanggil pada tanggal 29 Desemeber 2017, dan kebetulan saat itu, Gunawati tak bisa memenuhi panggilan, karena masih berlibur di luar negeri.
“Setelah kita pulang, kita pun melaporkan diri. Kita reschedule lagi kapan bisa diperiksa, tidak ada panggilan kedua‎,” terangnya.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan. Kasus pemeriksaan terhadap Direktur PT Indo Citra Mulia (ICM) Gunawati masih terus berjalan. Karena ancaman hukuman yang diterapkan dibawah lima tahun, maka membuat Gunawati tidak ditahan.
“Tidak kita tahan. Tapi sewaktu-waktu kita perlu meminta keterangannya, maka kita akan panggil kembali. Saat ini kita masih melengkapi berkas perkaranya,” singkatnya. (cw06).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses