BSM Gelar Ketupat Emas 2014

BSM Gelar Ketupat Emas 2014
Posted by:

Bebas Biaya ADM, Target Rp 100 Miliar

PALEMBANG – Untuk menarik simpati nasabah dan masyarakat, Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Palembang kembali menawarkan program khusus pembiayaan gadai emas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
Pembiayaan gadai emas itu merupakan program yang dinamakan Ketupat Emas 2014. Diharapkan dengan program itu, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan uang jelang perayuaan lebaran mendatang.
“Program ini kami sajikan secara khusus bagi masyarakat ataupun nasabah BSM, dengan tujuan khusus bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan uang tunai dengan cara menggadaikan kepingan emas murni atau logam mulia dan perhiasan emas,” kata Kepala Cabang BSM Demang Lebar Daun Palembang, Kemas Erwan Husainy saat dihubungi kemarin (20/7).
Menurutnya, Program Ketupat Emas tersebut digelar sejak pertengahan ramadhan lalu hingga 31 September 2014 mendatang, yang dipastikannya akan banyak keuntungan yang bisa diperoleh nasabah yang akan melakukan transaksi pegadaian emas dan logam mulia murni.
“Nasabah yang membutuhkan pembiayaan gadai emas selama berlangsungnya program ini, tidak akan kami kenakan biaya administrasi dan ijarah, selain itu juga bisa mendapatkan hadiah langsung berupa paket bahan kebutuhan pokok (sembako),” jelas Erwan.
Dia menjelaskan, untuk memanfaatkan program tersebut, masyarakat yang memiliki perhiasan emas atau logam mulia yang membutuhkan uang namun tidak ingin menjual barang berharga itu, dapat mengajukan permohonan pembiayaan gadai emas kepada Bank Syariah Mandiri terdekat.
Masyarakat yang menggadaikan emas murni atau logam mulia kata Erwan, akan memperoleh pembiayaan sebesar 90 persen dari nilai barang yang akan digadaikan, sedangkan yang menggadaikan perhiasan emas seperti cincin, gelang, dan kalung diberikan pembiayaan sebesar 85 persen dari nilai perhiasan emas yang berlaku di pasaran.
“Pembiayaan gadai emas ini nantinya akan diberikan dengan batas waktu maksimal empat bulan untuk melakukan penebusan barang yang digadaikan, jika hingga batas waktu maksimal empat bulan itu, nasabah tidak melakukan penebusan atau pengambilan barang yang digadaikan itu, sesuai ketentuan bagi nasabah yang tidak bisa melunasi pinjamannya, emas yang digadaikan akan dilelang,” ujarnya.
Ditambahkan Erwan, produk layanan jasa pembiayaan gadai emas yang telah berjalan sejak tahun 2009 tersebut, ternyata cukup banyak diminati masyarakat dan nasabahnya, bahkan trennya terus meningkat. Terbukti, Bank Syariah Mandiri Cabang Demang Lebar Daun Palembang selama semester pertama 2014 (Januari-Juni) tercatat telah melayani 900 nasabah yang membutuhkan pembiayaan gadai emas dengan mengucurkan dana mencapai Rp 60 miliar.
“Melihat antusias masyarakat yang begitu besar dengan program pegadaian emas dan logam mulia ini, berdasarkan realisasi pengucuran dana pembiayaan gadai emas, kami yakin dan optimistis dapat mencapai target pembiayaan yang ditetapkan pada 2014 ini sebesar Rp100 miliar,” pungkasnya. (cr10)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses